Atalanta berhasil menahan perlawanan sengit Juventus untuk melaju ke babak semifinal Coppa Italia dengan kemenangan 3-0 di New Balance Arena.

Atalanta memastikan langkah ke semifinal Coppa Italia usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Juventus di New Balance Arena. Gol-gol cepat dan permainan agresif membuat La Dea tampil dominan sepanjang laga, sekaligus menyingkirkan sang raksasa Turin tanpa banyak perlawanan.

Penalti Gianluca Scamacca di babak pertama disusul oleh gol dari pemain pengganti babak kedua Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic, sehingga Atalanta akan menghadapi Bologna atau Lazio di babak semifinal kompetisi ini.

Francisco Conceicao membuang dua peluang emas, pertama melihat upaya jarak dekatnya diselamatkan oleh Marco Carnesecchi sebelum membentur mistar gawang dengan tendangan melengkung, dan hal itu terbukti mahal ketika Scamacca mencetak gol dari titik penalti tak lama setelahnya pada menit ke-27.

Bremer harus menerima hukuman setelah wasit meninjau insiden handsball melalui VAR. Keputusan tersebut berujung penalti bagi Atalanta, yang sukses dimaksimalkan Gianluca Scamacca. Dari jarak 12 yard, Scamacca tampil tenang, mengecoh kiper lawan, dan mengirim bola ke dalam gawang tanpa ampun.

Juventus tampak mulai mendapatkan momentum setelah menit ke-60 ketika Weston McKennie dan Lloyd Kelly gagal memanfaatkan peluang bagus, tetapi harapan untuk comeback seolah sirna saat Sulemana menyelesaikan serangan balik cepat pada menit ke-77.

Dan hanya 83 detik setelah masuk sebagai pemain pengganti, Pasalic mengunci kemenangan untuk Atalanta dengan mencetak gol ke pojok kiri bawah melalui kaki Kelly, sementara tim Luciano Spalletti harus menyesali peluang-peluang yang terbuang.

Ringkasan Laga: Scalvini Menentukan Arah

Juventus menghasilkan 1,91 gol yang diharapkan (xG) dari 13 tembakan, sementara Atalanta menghasilkan 1,59 dari delapan upaya, dengan keefektifan tuan rumah menjadi penentu kemenangan pada akhirnya.

Peran Giorgio Scalvini di lini belakang juga krusial bagi Atalanta, membantu meredam serangan sayap kiri lawan. Ia memenangkan duel terbanyak untuk timnya (enam), merebut penguasaan bola enam kali (terbanyak bersama), melakukan tekel terbanyak (dua), mencatatkan sentuhan terbanyak (56), dan menyelesaikan umpan terbanyak (38).

Atalanta kini tak terkalahkan dalam empat pertandingan kompetitif terakhir mereka melawan Bianconeri, dengan kekalahan terakhir mereka dalam pertandingan ini terjadi di final Coppa Italia 2024.

Dan Juventus kini tersingkir di perempat final dua kampanye Coppa Italia berturut-turut untuk pertama kalinya sejak musim 2009-10 dan 2010-11.

Baca juga artikel: Kesalahan Umum Pemain Pemula

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *