Minggu malam (11/5) adalah hari kesedihan para Demit dunia karena harus melihat tim kesayangan mereka dikenakan Remontada untuk kesekian kalinya oleh Barcelona. Sedangkan, hari tersebut adalah salah satu hari terindah Decul dan menjadi sejarah terciptanya kembali kemenangan beruntun El Clasico Barcelona terhadap Real Madrid. Kemenangan tersebut belum selesai dan mungkin saja sejarah El Clasico yang terbaru akan tercipta lagi jika Barcelona menang melawan Real Madrid di pertandingan Derby Classic selanjutnya.
Padahal pada menit-menit awal pertandingan kemarin, Real Madrid sempat memimpin pertandingan dengan kedua gol dari Kylian Mbappe melalui penalti dan finisher. Kedua gol tersebut memberikan harapan yang besar kepada Madrid mengingat kemenangan Real Madrid bisa saja membuat selisih poin Barca dan Madrid menjadi 1 poin di klasemen La Liga.
Tetapi again and again, Blaugrana seperti terkena doa dari Jude Bellingham yang mengatakan Remontada akan terjadi di klub Madrid. Namun fakta malah berkata sebaliknya karena sejak saat itu, malah Sang Rival yang selalu mendapatkan momen remontada hampir di setiap pertandingan yang mereka jalani. Dari kemenangan Madrid 2-0 menjadi 2-4 dengan gol Eric Garcia, Lamine Yamal, dan 2 gol dari Raphinha.
Mbappe sempat memangkas keunggulan Barcelona melalui hattrick yang diciptakannya. Tetapi, tidak ada tambahan gol sampai mennit berakhir. Beberapa keputusan kontroversial wasit juga ramai diperbincangkan, terutama handball yang dilakukan oleh Tchouameni di kotak penalti yang seharusnya menjadi penalti untuk Barcelona. Kemudian, gol Fermin Lopez di menit akhir yang dianulir karena Fermin Lopez dianggap handball sebelum mencetak gol tersebut.
Walaupun beberapa kali terlihat wasit lebih mengunggulkan Real Madrid, mereka tetap tidak sanggup melakukan remontada dan harus menelan kekalahan beruntun di laga El Clasico. Sungguh rekor yang memalukan untuk Sang Pemegang 15 Tropi Liga Champions sepanjang masa. Selisih poin Barcelona dan Real Madrid juga menjauh di tabel La Liga menjadi 7 poin. Bisa hampir dipastikan, Barcelona akan kembali menjuarai La Liga apalagi memenangkan sisa pertandingan yang ada. Namun, harapan Madrid untuk memenangkan La Liga masih ada jika Barca kalah di sisa pertandingan La Liga mereka.