Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 dalam Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Meksiko dengan mudah mengalahkan Afrika Selatan yang tampil lesu dalam laga pembuka Piala Dunia 2026, yang diwarnai tiga kartu merah berturut-turut.
Tiga pemain diusir wasit saat Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan yang hanya bermain dengan sembilan pemain.
Quinones Buka Keunggulan Cepat untuk Meksiko
Yaya Sithole dan pemain pengganti Themba Zwane sama-sama mendapat kartu merah untuk Afrika Selatan, sementara Julian Quinones dan Raul Jimenez mencetak gol untuk tuan rumah dalam laga Grup A pada Kamis di Stadion Mexico City.
Meskipun ini adalah edisi keempat turnamen yang ia ikuti, pemain veteran Jimenez, yang melakukan debut sebagai starter di Piala Dunia, memaksa kiper Afrika Selatan Ronwen Williams melakukan penyelamatan gemilang hanya lima menit setelah kick-off.
Namun, Williams turut berperan saat Meksiko mencetak gol pembuka tercepat dalam laga pembuka Piala Dunia sejak 2006.
Umpan buruk Williams membuat Sithole kesulitan, dan sentuhan keras gelandang tersebut dimanfaatkan oleh Erik Lira. Umpan baliknya disambar oleh Quinones, yang mengatur posisi sebelum melepaskan tendangan keras yang meluncur di antara kaki kiper pada menit kesembilan.
Jimenez kembali digagalkan saat Meksiko berusaha mencetak gol kedua yang pantas, sebelum tendangan rendah Quinones membentur tiang gawang.
Afrika Selatan Kehilangan Kendali Setelah Kartu Merah
Afrika Selatan hanya menghasilkan 0,06 gol yang diharapkan (xG) di babak pertama, dan tugas mereka semakin sulit pada menit ke-49 ketika Sithole menjatuhkan Brian Gutierrez saat sedang menuju gawang dan langsung menerima kartu merah.
Masuknya Gilberto Mora dari bangku cadangan langsung membangkitkan semangat penonton, karena ia menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk tuan rumah di Piala Dunia pada usia 17 tahun dan 240 hari.
Raul Jimenez Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia
Meksiko segera menggandakan keunggulan mereka melalui Raul Jimenez.
Sundulan Jimenez Pastikan Kemenangan El Tri
Gol pertama Jimenez di ajang Piala Dunia akhirnya tercipta saat ia menyambut umpan silang tajam dari Roberto Alvarado dan menyundul bola ke gawang pada menit ke-67.
Setelah tinjauan VAR, wasit Wilton Pereira Sampaio memutuskan bahwa Themba Zwane melakukan tindakan kekerasan saat terlibat perebutan bola dengan Alvarado. Keputusan tersebut membuat Afrika Selatan harus bermain dengan sembilan pemain.
Ada drama pada masa tambahan waktu ketika Cesar Montes mendapat kartu merah kontroversial karena menjatuhkan Khuliso Mudau. Namun, situasi itu tidak cukup membantu Afrika Selatan untuk bangkit.
Statistik dan Rekor Menarik dari Laga Pembuka
Afrika Selatan Jadi Penyebab Kejatuhan Sendiri
Afrika Selatan nyaris tidak memberikan ancaman di lini depan. Mereka hanya melepaskan tiga tembakan dan menghasilkan xG sebesar 0,07 sepanjang pertandingan.
Mereka juga menjadi tim pertama yang menerima dua kartu merah dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak Portugal dan Belanda mengalami situasi serupa pada babak 16 besar Piala Dunia 2006.
Kartu merah yang diterima Sithole menjadi yang pertama dalam laga pembuka Piala Dunia sejak Marco Etcheverry diusir saat Bolivia menghadapi Jerman pada tahun 1994.
Meksiko Dominan dan Semakin Dekat ke Babak Gugur
Kemenangan ini menjadi langkah besar bagi Meksiko menuju fase gugur. Dengan format turnamen yang memungkinkan delapan tim peringkat ketiga lolos, peluang El Tri semakin terbuka lebar.
Statistik menunjukkan dominasi penuh Meksiko dengan 16 tembakan, 1,41 xG, dan 20 sentuhan di kotak penalti lawan, dibandingkan hanya dua sentuhan milik Afrika Selatan.
Jimenez juga mencatat rekor sebagai pencetak gol tertua di Piala Dunia sejak Yahya Golmohammadi mencetak gol untuk Iran saat menghadapi Meksiko pada tahun 2006.
Meski Cesar Montes mendapat kartu merah yang dianggap kontroversial, Meksiko tetap dapat merayakan kemenangan nyaman 2-0 dalam laga pembuka yang penuh drama dan catatan sejarah.
Baca juga artikel: Steampunk Plinko, Petualangan Mekanis Penuh Kejutan