Barcelona berpeluang menjuarai LaLiga pekan depan saat mereka menghadapi rival abadi Real Madrid di Camp Nou, setelah mengalahkan Osasuna 2-1.
FC Barcelona mengambil langkah besar menuju pertahanan gelar LaLiga usai menang 2-1 atas CA Osasuna, memperkuat posisi di puncak klasemen dan menjaga momentum penting musim ini serta kepercayaan diri tim.
Robert Lewandowski dan Ferran Torres mencetak gol dalam 10 menit terakhir di Estadio El Sadar, artinya Barca akan menjadi juara jika mereka tidak kalah melawan Real Madrid pekan depan, atau jika Los Blancos gagal mengalahkan Espanyol pada hari Minggu.
Lewandowski mendapat peluang emas pertama setelah menerima umpan terobosan dari Dani Olmo, namun striker Barca itu gagal menahan tendangannya sehingga bola melambung di atas mistar gawang.
Dani Olmo kemudian melepaskan tembakan melambung dari jarak jauh yang belum menemui sasaran, sementara Roony Bardghji memaksa Sergio Herrera melakukan penyelamatan mudah saat tim tamu berusaha menembus pertahanan. Tekanan terus dibangun, namun lini belakang tetap solid dan disiplin menjaga area berbahaya.
Namun, Osasuna nyaris mencetak gol melawan arus permainan sebelum babak pertama berakhir, dengan Ante Budimir menyentuh tiang gawang dengan bagian luar sepatunya dan kemudian digagalkan oleh Joan Garcia beberapa saat kemudian.
Alejandro Catena melakukan blok krusial di awal babak kedua untuk menggagalkan upaya Dani Olmo. Namun, Robert Lewandowski akhirnya mengungguli Sergio Herrera pada menit ke-81 lewat sundulan tajam, memanfaatkan umpan silang presisi dari Marcus Rashford yang tak mampu dibendung pertahanan.
Ferran menggandakan keunggulan mereka tak lama setelah itu dengan penyelesaian tenang dari umpan Fermin Lopez, meski Ruben Garcia membuat akhir pertandingan menjadi tegang saat ia menyundul bola masuk dari umpan silang Abel Bretones pada menit ke-88.
Analisis Data: Barca Raih 10 Kemenangan Beruntun
Kedua tim tidak jauh berbeda dalam hal ekspektasi gol (xG), dengan Osasuna menghasilkan 0,91 dari sembilan tembakan, sementara Barca mencatatkan 1,2 dari 13 percobaan.
Pedri sekali lagi menjadi pengatur serangan bagi Barca, menciptakan peluang terbanyak (dua) sekaligus mencatatkan sentuhan terbanyak (105) dan umpan akurat terbanyak (84), namun umpan dari pemain pengganti Rashford-lah yang membawa Blaugrana menuju kemenangan.
Barca kini telah memenangkan 10 pertandingan LaLiga berturut-turut, mencapai angka tersebut dalam satu musim untuk pertama kalinya sejak Maret 2016, ketika mereka memenangkan 12 pertandingan berturut-turut di bawah asuhan Luis Enrique.
Baca juga artikel: 13th Trial Hercules Abyssways: Kisah Pahlawan Yunani Modern