Rekor Lionel Messi Berlanjut, Argentina Lolos Dramatis ke 16 Besar Usai Taklukkan Cape Verde 3-2
Rekor Lionel Messi kembali bertambah saat Argentina berhasil melewati ujian berat untuk mengalahkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah perpanjangan waktu pada babak 32 besar Piala Dunia.
Gol bunuh diri yang tidak disengaja dari Diney Borges memastikan kemenangan La Albiceleste dalam salah satu pertandingan paling dramatis di turnamen. Hasil tersebut mengantar Argentina melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Mesir, sekaligus mengakhiri perjalanan impresif Cape Verde pada debut mereka di Piala Dunia.
Messi Cetak Sejarah di Penampilan ke-30 Piala Dunia
Lionel Messi kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah setelah menjadi pemain pertama yang mencapai 30 penampilan di ajang Piala Dunia.
Kapten Argentina membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat penyelesaian akhir khasnya. Berawal dari umpan panjang akurat Lisandro Martinez, Messi berlari memanfaatkan celah di lini pertahanan Cape Verde sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung kiper Vozinha.
Gol tersebut memperpanjang koleksi gol Messi di Piala Dunia menjadi 20 sekaligus mempertegas statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Cape Verde Tampil Tanpa Rasa Takut
Meski berstatus debutan di babak gugur Piala Dunia, Cape Verde menunjukkan keberanian luar biasa menghadapi sang juara bertahan.
Deroy Duarte Samakan Kedudukan
Setelah tertinggal lebih dulu, Cape Verde meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua. Usaha mereka membuahkan hasil menjelang satu jam pertandingan ketika Deroy Duarte melepaskan tembakan akurat dari sisi kanan kotak penalti yang menaklukkan Emiliano Martinez.
Gol tersebut menjadi bukti bahwa Cape Verde mampu memberikan perlawanan seimbang terhadap salah satu tim terbaik dunia.
Drama Berlanjut Hingga Babak Perpanjangan Waktu
Argentina kembali unggul dua menit setelah babak tambahan dimulai.
Lisandro Martinez Bawa Argentina Memimpin Lagi
Memanfaatkan umpan sundulan Alexis Mac Allister dari sepak pojok Messi, Lisandro Martinez melepaskan tendangan keras yang menghujam atap gawang Cape Verde.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Sidny Cabral Cetak Gol Spektakuler
Cape Verde kembali memberikan kejutan lewat gol indah Sidny Cabral pada menit ke-103. Tendangan melengkungnya ke sudut kanan atas gawang menjadi salah satu kandidat gol terbaik sepanjang turnamen.
Gol Bunuh Diri Borges Tentukan Nasib Pertandingan
Saat pertandingan tampak akan berlanjut semakin sengit, Argentina akhirnya memastikan kemenangan.
Cristian Romero menyambut sepak pojok Messi dengan sundulan keras. Bola kemudian mengenai Diney Borges sebelum berubah arah dan masuk ke pojok kanan atas gawang Cape Verde.
Gol bunuh diri tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Argentina sekaligus mengakhiri perjuangan heroik Cape Verde di Piala Dunia.
Rekor-Rekor Baru Lionel Messi di Piala Dunia
Penampilan Messi kembali dipenuhi pencapaian bersejarah yang semakin memperkokoh statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Rekor Individu Messi Bertambah
Gol ke gawang Cape Verde membuat Messi:
- Menjadi pemain pertama dengan 30 penampilan di Piala Dunia.
- Mengoleksi 20 gol di ajang Piala Dunia.
- Mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
- Menjadi pemain pertama yang mencetak minimal tujuh gol pada dua edisi Piala Dunia (2022 dan 2026).
- Menyamai rekor mencetak gol dalam lima laga babak gugur Piala Dunia secara beruntun, sejajar dengan Leonidas, Gyorgy Sarosi, dan Vava.
- Mengumpulkan 12 kontribusi gol di fase gugur (6 gol dan 6 assist), melewati rekor milik Pele dan Kylian Mbappe sejak 1966.
Lisandro Martinez Tampil Gemilang
Selain Messi, Lisandro Martinez juga tampil luar biasa.
Bek Manchester United tersebut mencatatkan satu gol dan satu assist, menjadikannya pemain Argentina pertama selain Messi yang mampu mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak Hernan Crespo dan Carlos Tevez melawan Serbia pada 2006.
Cape Verde Pulang dengan Kepala Tegak
Meski harus tersingkir tanpa kemenangan, Cape Verde meninggalkan kesan mendalam pada debut mereka di Piala Dunia.
Permainan disiplin, keberanian menyerang, dan kemampuan mereka memaksa Argentina bekerja keras hingga perpanjangan waktu membuktikan bahwa mereka layak mendapat tempat di panggung sepak bola dunia.
Kekalahan akibat gol bunuh diri memang terasa sangat menyakitkan, tetapi penampilan Cape Verde akan dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah Piala Dunia.
Baca juga artikel: Sir Blingalot, Perpaduan Tema Ksatria Dan Harta Karun