Akhirnya lengkap sudah semua gelar Chelsea di Eropa setelah mengalahkan Real Betis dengan skor 4-1. Chelsea merupakan satu-satunya tim di Eropa yang berhasil mencicipi semua gelaran kompetisi yang ada, yaitu Piala Super Cup, Champions League, Europa League, dan Confederation League. Tertinggal lebih dulu, The Blues mampu mencetak empat gol balasan di babak kedua.
Real Betis unggul lebih dulu pada menit kesembilan. Abde Ezzalzouli melepaskan tembakan dengan kaki kiri dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah setelah menerima umpan terobosan dari Isco. Gol ini terjadi karena kelengahan pemain Chelsea. Sampai peluit babak pertama berakhir, Chelsea tidak sanggup memberikan 1 gol pun ke gawang sang mantan kiper Real Madrid, yaitu Adrian.
Tetapi, keunggulan 1-0 tersebut membuat para pendukung Los Verdiblancos semakin bersemangat memberikan dukungan kepada tim kesayangannya yang mengejar gelar pertama kompetisi Eropa. Mereka terus berjingkrak dan berteriak sebelum Chelsea akhirnya mencetak gol penyeimbang kedudukan pada menit ke-65.
Enzo Fernandez menyelesaikan dengan baik umpan terobosan yang dikirim oleh Cole Palmer melalui sisi sayap kanan. Dia melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah. Hanya selang lima menit, Palmer kembali menciptakan assist. Kali ini, umpan matang yang dia kirim ke depan gawang disambut Nicolas Jackson, membuat Chelsea unggul 2-1.
Pada menit ke-83, Chelsea memperbesar keunggulan melalui Jadon Sancho. Pemain pinjaman dari Manchester United yang masuk ke lapangan pada menit ke-61, mencetak gol lewat tendangan dari sisi kiri kotak penalti yang mengarah ke sudut kanan atas. Gol ini tercipta berkat assist dari Kiernan Dewsbury-Hall.
Gol keempat The Blues tercipta pada menit pertama tambahan waktu. Enzo Fernandez yang melancarkan serangan dari sayap kiri mengirimkan umpan kepada Moises Caicedo yang diselesaikan dengan tembakan dari luar kotak penalti ke pojok kiri bawah.
Kemenangan ini menjadi spesial bagi Chelsea yang sebelumnya memastikan lolos ke Liga Champions dengan mengalahkan tuan rumah, Nottingham Forest, dalam laga terakhir di Liga Inggris selang 48 jam sebelumnya. Pelatih Enzo Maresca pun menegaskan tekad mereka untuk memenangi final UEFA Conference League ini.