Jakarta – Bek tangguh Jay Idzes kini resmi memperkuat klub Serie A Italia, Sassuolo. Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu mengaku ingin menjaga tanggung jawab besar sebagai bagian dari Timnas Indonesia, meski kini bermain di level kompetisi tertinggi Eropa.

Tanggung Jawab Kapten Timnas

Dalam wawancara dengan media Italia, Idzes menyebut statusnya sebagai kapten Garuda membuatnya semakin disiplin, baik di dalam maupun luar lapangan. “Saya membawa nama Indonesia ke mana pun saya bermain. Itu bukan beban, tapi kehormatan,” ujar Idzes.

Pemain berusia 24 tahun itu menambahkan bahwa pengalaman internasionalnya bersama Timnas Indonesia membuatnya lebih matang secara mental dan fisik. “Ketika kamu mengenakan lambang Garuda, kamu tahu ada jutaan orang yang berharap kamu memberi yang terbaik,” lanjutnya.

Resmi Berseragam Sassuolo Hingga 2029

Jay Idzes bergabung dengan Sassuolo setelah sebelumnya membela klub Venezia. Transfernya diumumkan awal Oktober 2025 dengan kontrak jangka panjang hingga musim panas 2029. Sassuolo merekrutnya setelah melihat performa solid Idzes di Serie B dan bersama Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

Idzes dikenal sebagai bek tengah dengan kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang tenang. Ia juga piawai dalam duel udara, membuatnya cocok dengan gaya bermain Sassuolo yang menekankan penguasaan bola dari lini belakang.

Harapan untuk Pemain Muda Indonesia

Meski berkarier di Eropa, Idzes tak lupa memberikan pesan kepada pemain muda di Tanah Air. “Jangan takut bermimpi besar. Tapi ingat, kerja keras dan disiplin adalah kunci. Tidak ada jalan pintas menuju level tertinggi,” katanya.

Pernyataan Idzes ini banyak mendapat respons positif dari netizen Indonesia. Banyak yang bangga melihat pemain berdarah Indonesia bisa bersaing di kompetisi sekelas Serie A, sekaligus membawa semangat nasional ke panggung internasional.

Performa Awal di Serie A

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Idzes tampil konsisten di lini belakang Sassuolo. Ia mencatatkan beberapa clean sheet dan menjadi pilihan utama pelatih. Kehadirannya juga memberikan stabilitas bagi tim yang sebelumnya dikenal memiliki pertahanan rapuh.

Media olahraga Italia menilai gaya bermain Idzes mengingatkan pada bek-bek klasik Eropa yang tangguh namun elegan. Meski baru semusim di Italia, kariernya dianggap terus menanjak.

Dukungan dari Tanah Air

Publik sepak bola Indonesia terus mengikuti perkembangan Idzes lewat media sosial dan tayangan liga Italia. Di Aceh, sejumlah komunitas penggemar sepak bola bahkan rutin mengadakan nobar Serie A setiap kali Sassuolo bertanding.

“Kami bangga ada pemain Timnas yang main di Eropa dengan disiplin tinggi. Semoga Jay terus jadi inspirasi,” kata Rizki Maulana, salah satu anggota komunitas bola di Medan.

Simbol Profesionalisme

Jay Idzes kini tak hanya dianggap sebagai pilar pertahanan Garuda, tapi juga simbol profesionalisme pesepak bola Indonesia di luar negeri. Dengan karier yang terus menanjak di Italia, ia membuktikan bahwa pemain asal Asia Tenggara mampu bersaing di kompetisi dunia.

“Selama saya bisa menjaga performa dan nama baik Indonesia, saya akan terus berjuang. Ini tanggung jawab sekaligus kebanggaan,” tutup Idzes.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *