Celtic menghadapi tugas berat untuk mempertahankan peluang mereka di Liga Europa setelah kalah 4-1 dari Stuttgart pada leg pertama babak playoff.

Kasper Schmeichel melakukan beberapa kesalahan fatal saat Stuttgart menginjakkan satu kaki di babak 16 besar Liga Europa berkat kemenangan 4-1 di kandang Celtic.

Tim asuhan Martin O’Neill hanya lolos dari fase grup berkat kemenangan gemilang 4-2 atas Utrecht pada matchday kedelapan, namun kampanye Eropa mereka kini terancam setelah penampilan penuh kesalahan di leg pertama babak playoff.

Sebuah clearance buruk dari Schmeichel membuat Celtic tertinggal pada menit ke-15, meskipun Stuttgart masih memiliki banyak pekerjaan setelah menguasai bola, dengan tendangan voli backheel indah Deniz Undav yang mengarah ke Bilal El Khannouss, yang mencetak gol dengan kaki kiri.

Celtic menyamakan kedudukan enam menit kemudian berkat kesalahan di sisi lain lapangan, saat Atakan Karazor mencoba umpan buta sambil menghadap gawangnya sendiri, yang memantul dengan baik untuk Benjamin Nygren yang mengelabui Alexander Nubel dan menyundul bola ke gawang.

Namun, gol lain dari El Khannouss mengembalikan keunggulan Stuttgart pada menit ke-28, saat ia menyundul umpan silang yang membentur tiang dekat.

Situasi semakin buruk bagi tuan rumah pada menit ke-12 babak kedua, saat upaya Jamie Leweling dari jarak jauh melambung melewati genggaman Schmeichel dan masuk ke gawang, membuat kiper Denmark itu diteriaki oleh pendukungnya sendiri.

Stuttgart kehilangan peluang untuk mencetak gol keempat setelah Ermedin Demirovic dinyatakan offside, tetapi mereka akan memasuki leg kandang dengan keunggulan tiga gol setelah pemain pengganti Tiago Tomas mencetak gol dengan sundulan di masa injury time.

Ringkasan Laga: Stuttgart tampil dominan dalam kemenangan telak

Pertandingan ini memiliki kenangan indah bagi O’Neill, yang memimpin Celtic meraih kemenangan agregat 5-4 atas Stuttgart dalam perjalanan menuju posisi runner-up di UEFA Cup 2002-03.

Namun, timnya tak berdaya menahan serangan Stuttgart yang menggila di Glasgow. El Khannouss, pada usia 21 tahun dan 285 hari, menjadi pemain termuda yang mencetak dua gol dalam pertandingan Eropa untuk Die Schwaben sejak Mario Gomez melawan Rapid Bucuresti di UEFA Cup 2005 (20 tahun, 157 hari).

Undav, sementara itu, menjadi pemain keenam dari lima liga top Eropa yang mencapai angka ganda untuk gol (16) dan assist (11) musim ini (semua kompetisi), setelah Michael Olise, Luis Diaz, Lamine Yamal, Fermin Lopez, dan Marcus Rashford.

Empat gol Leweling dari luar kotak penalti di semua kompetisi musim ini kini menjadi yang terbanyak di antara pemain Bundesliga, meskipun tendangannya, sejujurnya, seharusnya dihentikan oleh Schmeichel.

Penampilan buruk Schmeichel berkontribusi pada Stuttgart mencetak empat gol dari 2,08 xG, sementara Celtic tampil di bawah ekspektasi 1,79 xG mereka, dengan Julian Araujo entah bagaimana melebar saat mencoba mencetak gol di aksi terakhir Bhoys dalam pertandingan tersebut.

Baca juga artikel: Resident Evil Village: Panduan Teka-Teki Patung Aula Pemandian

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *