Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Setelah harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk mengalahkan Cape Verde, Argentina memastikan tempat mereka di perempat final Piala Dunia berkat penampilan dramatis lainnya di menit-menit akhir saat menghadapi Mesir.
Argentina kembali menorehkan comeback dramatis di Piala Dunia kali ini, berkat gol penentu kemenangan Enzo Fernandez pada menit ke-92 yang membawa mereka mengalahkan tim Mesir yang berjuang gigih dengan skor 3-2 di Stadion Atlanta.
Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico sempat membawa Mesir unggul dua gol secara mengejutkan pada menit ke-67, sementara tendangan penalti Lionel Messi di babak pertama berhasil diselamatkan oleh Mostafa Shobeir.
Namun, sama seperti saat melawan Cape Verde, Argentina kembali menunjukkan kemampuan mereka untuk bangkit saat gol-gol cepat dari Cristian Romero dan Messi berhasil menyamakan kedudukan.
Dan saat perpanjangan waktu hampir tiba, Fernandez muncul dengan momen penentu pada menit kedua tambahan waktu untuk memastikan tempat mereka di perempat final.
Jalannya Pertandingan Argentina vs Mesir
Tim asuhan Lionel Scaloni kesulitan menemukan ritme permainan di awal laga dan tertinggal pada menit ke-15 ketika Ibrahim melompat lebih tinggi dari Lisandro Martinez untuk menyundul umpan sensasional Marwan Attia ke tiang jauh yang tak mampu dihentikan Emiliano Martinez.
Namun kegembiraan Mesir tak berlangsung lama ketika Haissem Hassan lengah terhadap umpan cerdik Fernandez ke belakang pertahanan dan menjatuhkan Nicolas Tagliafico di dalam kotak penalti. Meski begitu, Mostafa Shobeir tampil gemilang dengan menepis tendangan penalti Lionel Messi.
Tidak termasuk adu penalti, setengah dari penyelamatan penalti di Piala Dunia tahun ini dilakukan oleh Shobeir (2/4). Kiper Mesir itu kembali menggagalkan sundulan Alexis Mac Allister sebelum Messi membentur tiang gawang lewat tendangan bebas dari jarak jauh.
Shobeir kembali menunjukkan kualitasnya enam menit sebelum turun minum dengan menggagalkan peluang Julian Alvarez dari jarak dekat, membuat Argentina tertinggal di babak pertama untuk pertama kalinya sejak perempat final Piala Dunia 2010 melawan Jerman.
Mesir Sempat Kejutkan Sang Juara Bertahan
Argentina sempat mengira Mesir telah menambah keunggulan sebelum menit ke-60 ketika Mostafa Zico mencetak gol usai menerima umpan Mohamed Salah. Namun, gol tersebut dianulir melalui tinjauan VAR akibat pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez.
Mesir akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Serangan balik cepat yang dipimpin Salah diakhiri dengan umpan silang akurat Haissem Hassan yang diselesaikan Zico dari jarak dekat.
Comeback Dramatis Argentina
Argentina menunjukkan mental juara dengan mencetak dua gol hanya dalam empat menit. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan lewat sundulan memanfaatkan umpan Lionel Messi, sebelum sang kapten menyamakan kedudukan melalui tendangan keras pada menit ke-83 yang membentur mistar dan masuk ke gawang.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti melakukan aksi brilian sebelum mengirim umpan silang matang yang disambut sundulan Enzo Fernandez pada menit ke-92 untuk memastikan kemenangan 3-2.
Messi Bangkit Setelah Gagal Penalti
Messi akhirnya menebus kegagalan penaltinya dengan mencetak gol penyama kedudukan sekaligus memberikan assist bagi gol Romero. Kapten Argentina itu kembali menjadi sosok penting dalam kebangkitan Albiceleste menuju perempat final.
Rekor Baru Lionel Messi dan Argentina
Sebelum kick-off, Argentina mengaku tetap mewaspadai ancaman Mesir setelah nyaris tersingkir saat menghadapi Cape Verde. Kekhawatiran itu terbukti ketika mereka sempat tertinggal dua gol.
Pada laga ini, Messi menyamai rekor Miroslav Klose dengan 14 penampilan di fase gugur Piala Dunia. Meski gagal mengeksekusi penalti, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah turnamen yang gagal mencetak dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia, di luar adu penalti.
Meski demikian, Argentina tetap mendominasi jalannya pertandingan dengan expected goals (xG) sebesar 1,51 pada babak pertama, tertinggi di antara tim yang gagal mencetak gol pada paruh pertama turnamen tahun ini.
Mesir juga mencatat sejarah sebagai negara anggota CAF pertama yang mampu unggul dua gol atas juara bertahan dalam pertandingan Piala Dunia. Namun, Argentina berhasil mematahkan rekor buruk mereka setelah sebelumnya selalu kalah dalam 13 pertandingan saat tertinggal dua gol.
Argentina Tantang Swiss atau Kolombia di Perempat Final
Gol Messi menjadi gol kedelapannya di Piala Dunia 2026 sekaligus memperpanjang catatan mencetak golnya menjadi sembilan pertandingan beruntun di turnamen ini. Ia juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam laga berturut-turut di fase gugur Piala Dunia.
Tambahan satu gol tersebut membuat Messi kini mengoleksi 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Berkat kemenangan dramatis ini, Argentina melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang laga Swiss melawan Kolombia untuk memperebutkan tiket ke semifinal.
Baca juga artikel: Pamper Me: Nikmati Slot Bertema Kecantikan Penuh Kejutan