Setelah Mandul, Mbappe Mengamuk! Prancis Libas Swedia 3-0 dan Melaju ke 16 Besar
Setelah satu pertandingan tanpa mencetak gol, Kylian Mbappe kembali menemukan sentuhan emasnya untuk membantu Prancis meraih kemenangan telak 3-0 atas Swedia sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia.
Mbappe Kembali Bersinar, Prancis Terlalu Tangguh untuk Swedia
Kylian Mbappe kini telah mencetak lebih banyak gol di babak gugur Piala Dunia daripada pemain mana pun setelah dua golnya membantu Prancis menang 3-0 atas Swedia.
Mbappe kini telah mengoleksi 10 gol di babak gugur dan 18 gol secara keseluruhan di turnamen ini. Sementara itu, Bradley Barcola turut menyumbang satu gol melalui penyelesaian akhir yang meyakinkan untuk memastikan Prancis bertemu Paraguay di babak 16 besar.
Swedia memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Alexander Isak sempat menemukan ruang di pertahanan Prancis, tetapi tembakannya melambung lemah langsung ke pelukan Mike Maignan. Setelah peluang tersebut, Prancis mulai mengambil alih jalannya pertandingan.
Mbappe sempat mengira dirinya membuka keunggulan pada menit ke-20 ketika berhasil melewati lini belakang Swedia dan menaklukkan Jacob Widell Zetterstrom. Namun, gol tersebut dianulir karena offside dalam keputusan yang sangat tipis.
Tak lama kemudian, kapten Prancis itu kembali mendapat peluang emas di tiang jauh. Sayangnya, tembakan pertamanya membentur tiang gawang sebelum akhirnya diamankan Zetterstrom setelah mengenai Victor Lindelof.
Peluang Beruntun Prancis Berbuah Gol
Michael Olise hampir mencetak salah satu gol terbaik turnamen saat menyambut umpan panjang dengan tendangan salto spektakuler di dalam kotak penalti. Bola hanya membentur tiang jauh sebelum Ousmane Dembele gagal memanfaatkan bola muntah.
Namun, kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Mbappe menerima umpan dari Dembele setelah skema tendangan sudut pendek, mengecoh Viktor Gyokeres hingga terjatuh sebelum melepaskan tendangan melengkung keras ke sisi kanan gawang.
Barcola Tambah Keunggulan, Mbappe Lengkapi Brace
Prancis menggandakan keunggulan pada menit ke-53. Michael Olise mengirimkan umpan terobosan cerdas yang melewati sela kaki Gustaf Lagerbielke dan langsung disambut Bradley Barcola dengan penyelesaian keras yang tak mampu dibendung Zetterstrom.
Olise terus memburu gol pertamanya di putaran final ini. Tendangan jarak jauhnya sempat ditepis keluar, sementara peluang satu lawan satunya juga berhasil digagalkan sang penjaga gawang Swedia.
Meski gagal mencetak gol, Olise kembali menunjukkan kualitasnya sebagai kreator serangan. Ia mencatat assist kelima di turnamen ini setelah mengirim umpan matang kepada Mbappe yang dengan tenang melepaskan tendangan melengkung melewati Zetterstrom untuk mengunci kemenangan 3-0.
Di penghujung pertandingan, Swedia sempat memperoleh peluang melalui Viktor Gyokeres. Namun, Mike Maignan tampil sigap menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.
Statistik Mbappe Semakin Dekati Rekor Lionel Messi
Penampilan ini menjadi laga ke-18 Mbappe di Piala Dunia bersama Prancis. Hanya Hugo Lloris (20) dan Antoine Griezmann (19) yang memiliki jumlah penampilan lebih banyak bersama Les Bleus di ajang tersebut.
Mbappe Jadi Raja Babak Gugur Piala Dunia
Dengan tambahan dua gol, Mbappe kini mengoleksi 18 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia naik ke posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa, melewati Miroslav Klose dan hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang masih memimpin dengan 19 gol.
Mbappe juga kini menyamai koleksi enam gol Messi pada edisi turnamen kali ini dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas.
Sejak debutnya di Piala Dunia 2018, tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol maupun berkontribusi terhadap lebih banyak gol dibanding Mbappe. Ia telah mengoleksi 18 gol dan 22 kontribusi gol, sedangkan Messi mencatatkan 14 gol dan 19 kontribusi gol dalam periode yang sama.
Tak hanya itu, 10 gol Mbappe dalam sembilan pertandingan fase gugur menjadi rekor terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, melampaui Leonidas dan Ronaldo Nazario yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
Mbappe bahkan berpeluang mencetak lebih banyak gol pada pertandingan ini. Ia melepaskan lima dari total 25 tembakan Prancis dan menyumbang expected goals (xG) sebesar 0,63 dari total xG tim yang mencapai 3,17. Hanya Michael Olise yang lebih aktif dengan enam percobaan tembakan.
Sementara itu, lima assist Olise di turnamen ini menjadi catatan terbanyak yang pernah dibuat seorang pemain dalam satu edisi Piala Dunia sejak Thomas Hassler bersama Jerman pada tahun 1994.
Prancis Semakin Difavoritkan Juara
Prancis kembali dipimpin Didier Deschamps di pinggir lapangan setelah sebelumnya absen karena meninggalnya sang ibu. Di bawah arahannya, Les Bleus tampil semakin meyakinkan dan kini menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak tiga gol atau lebih dalam lima pertandingan berturut-turut.
Dengan performa yang semakin konsisten serta ketajaman lini depan yang dipimpin Mbappe, Prancis kini tampil sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia.
Baca juga artikel: Magic Oak: Rasakan Sensasi Slot Di Dunia Hutan Magis