Mesir Gagal Pertahankan Keunggulan, Belgia Selamat Berkat Lukaku
Mesir tampaknya akan meraih kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah di Piala Dunia, namun masuknya Romelu Lukaku menyelamatkan satu poin bagi Belgia.
Mesir gagal meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia setelah bermain imbang 1-1 dengan Belgia di Seattle Stadium.
Gol bunuh diri Mohamed Hany pada menit ke-66 membatalkan gol pembuka brilian Emam Ashour, sementara kedua tim tidak mampu meraih tiga poin penuh dalam pertandingan pertama Grup G.
Ashour Bawa Mesir Unggul di Babak Pertama
Tak lama setelah Kevin De Bruyne melepaskan tendangan yang melebar ke tiang kiri di awal pertandingan, Mesir memecah kebuntuan pada menit ke-19 saat Ashour mengalahkan Thibaut Courtois dari jarak jauh setelah diberi terlalu banyak waktu dan ruang.
Mostafa Zico nyaris menggandakan keunggulan tak lama setelah menit ke-30, namun upayanya digagalkan oleh Courtois yang melakukan penyelamatan penuh, sementara Jeremy Doku melepaskan tembakan melambung di ujung lain lapangan menjelang akhir babak pertama.
Belgia Bangkit Setelah Jeda
Babak kedua berjalan serupa, dengan Zico gagal mengontrol tendangannya dari umpan balik Mohamed Salah, sementara yang terakhir juga melihat sundulannya digagalkan oleh Courtois setelah De Bruyne membentur tiang gawang dari tendangan bebas.
Namun, setelah tendangan Omar Marmoush yang membentur pemain lawan melebar dari gawang, Belgia menyamakan kedudukan saat umpan silang rendah Thomas Meunier secara tidak sengaja disundul masuk ke gawangnya sendiri oleh Hany.
Lukaku Beri Dampak Instan dari Bangku Cadangan
Romelu Lukaku, yang masuk sebagai pemain pengganti dan berperan krusial dalam gol penyama kedudukan, melihat tendangan kerasnya dari tepi kotak penalti diblokir sebelum sundulan Brandon Mechele ditepis oleh Mostafa Shobeir.
Lukaku memiliki satu peluang lagi untuk membawa Belgia meraih kemenangan, namun sundulannya dari umpan silang Nicolas Raskin melambung di atas mistar gawang sehingga kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Salah dan Lukaku Jadi Sorotan Utama
Hari ulang tahun itu nyaris sempurna bagi Salah, yang genap berusia 34 tahun pada Senin, karena umpan matangnya kepada Ashour sepertinya akan memastikan kemenangan bersejarah bagi Mesir.
Tepat pada usia 34 tahun, Salah menjadi pemain Afrika tertua kedua yang memberikan assist di Piala Dunia sejak 1966, setelah Roger Milla pada 1990 melawan Inggris (berusia 38 tahun dan 42 hari).
Salah menciptakan peluang terbanyak untuk timnya (tiga), sementara Marmoush mencatatkan tembakan terbanyak (lima) saat Mesir membuktikan bahwa mereka bisa menjadi ancaman nyata di turnamen ini.
Statistik Menarik dari Laga Belgia vs Mesir
Namun, Lukaku, yang bermain di Piala Dunia keempatnya, masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak bagi tim Rudi Garcia saat ia menekan barisan belakang Mesir ke arah gawang mereka sendiri dan menjadi ancaman konstan.
Leandro Trossard dan Youri Tielemans masing-masing menciptakan tiga peluang untuk Belgia, sementara De Bruyne gagal mencetak gol meski melepaskan lima tembakan sepanjang pertandingan.
Gol bunuh diri Hany menjadi gol bunuh diri ketiga di Piala Dunia 2026, satu lebih banyak dibanding total gol bunuh diri sepanjang Piala Dunia 2022.
Meski mencetak gol ke gawang sendiri, Hany tetap tampil solid dengan memenangkan lima dari enam tekel, delapan dari 11 duel, serta sukses menyelesaikan kedua percobaan dribelnya.
Baca juga artikel: Zeus Deluxe: Slot Bertema Mitologi Dengan Visual Spektakuler