MILAN – Inter Milan jauh dari performa terbaiknya, namun kemenangan 1-0 di menit-menit akhir atas Lecce yang sedang berjuang menghindari degradasi di San Siro pada Rabu malam cukup untuk memberi mereka keunggulan yang nyaman di puncak klasemen Serie A.
Inter kini mengoleksi 46 poin, unggul enam poin dari AC Milan, yang akan bertandang ke Como pada Kamis, dan Napoli.
Tim tuan rumah mendapat dorongan dari hasil imbang 0-0 Napoli, juara bertahan, melawan Parma pada Rabu pagi, namun untuk waktu yang lama sepertinya Inter akan gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Inter kesulitan melawan Lecce yang tangguh sebelum pengganti Francesco Pio Esposito mencetak gol dari rebound dengan 12 menit tersisa, yang bisa menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar musim ini.
“Kemenangan tim yang hebat, bahkan pemain yang jarang bermain selalu siap membantu tim,” kata gelandang Inter Carlos Augusto kepada DAZN.
“Babak pertama rumit, tapi itu kesalahan kami sendiri karena kami terlalu lambat dalam mengolah bola. Kami tidak dalam performa terbaik, tapi tidak mungkin mencetak lima gol dalam setiap pertandingan.”
Ange-Yoan Bonny, yang menggantikan Lautaro Martinez yang istirahat, menciptakan peluang awal untuk dirinya sendiri, melintasi tiga pemain Lecce di area penalti, tapi tendangannya ditepis oleh Wladimiro Falcone dengan penyelamatan penuh.
Esposito Sang Penyelamat
Dari situasi yang hampir identik, Bonny, yang dikelilingi oleh para pemain bertahan Lecce, diberikan penalti oleh wasit, namun pemeriksaan VAR memutuskan bahwa Danilo Veiga telah menyentuh bola.
Inter berusaha keras sepanjang sisa babak pertama, keputusasaan mendorong Henrikh Mkhitaryan untuk mencoba tendangan dari jarak jauh, namun tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang dan masuk ke tribun penonton.
Falcone menepis sundulan Nicolo Barella dari jarak dekat tak lama setelah babak kedua dimulai dan dengan mudah menangkap tembakan Andy Diouf saat tuan rumah terus kesulitan menembus pertahanan Lecce yang gigih.
Sorakan paling keras malam itu terdengar saat Martinez masuk dari bangku cadangan dengan sisa waktu kurang dari 20 menit, dan pengganti tersebut berperan besar dalam membantu Inter akhirnya menembus pertahanan Lecce.
Martinez melepaskan tendangan voli yang ditepis oleh Falcone, dan Esposito paling cepat bereaksi dan menyundul bola rebound ke gawang, membuat penonton tuan rumah lega.
Lecce masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan 17 poin. Mereka hanya unggul tiga poin dari zona degradasi, sehingga posisi tim tetap rawan dan membutuhkan hasil positif pada laga-laga berikutnya demi menjauh dari ancaman turun kasta.
Baca juga artikel: Mod Skyrim Hadirkan Ekonomi Dinamis di Dunia Terbuka Bethesda