Inter Kembali Bangkit dan Hancurkan Udinese 5-3

Inter Milan kembali menunjukkan mentalitas kuat setelah mampu membalikkan keadaan dalam pertandingan Serie A. Untuk pekan kedua berturut-turut, Nerazzurri tertinggal dua gol lebih dahulu, tetapi berhasil bangkit dan mengamankan kemenangan. Kali ini, Inter menghancurkan Udinese dengan skor 5-3 di San Siro.

Hasil tersebut sekaligus mempertahankan rekor sempurna Inter pada awal musim. Pasukan Cristian Chivu sempat dibuat terkejut oleh permainan agresif Udinese yang mampu mencetak dua gol hanya dalam 16 menit pertama. Namun, Inter perlahan menemukan ritme permainan dan membalikkan situasi dengan lima gol.

Udinese Mengejutkan Inter di Awal Laga

Udinese tampil tanpa rasa takut sejak pertandingan dimulai. Kejutan pertama hadir pada menit kesembilan ketika James Abankwah berhasil mencetak gol melalui sundulan. Berawal dari situasi sepak pojok, Unai Gomez memanfaatkan bola yang sempat dihalau sebelum mengirimkannya kepada Abankwah.

Bek Udinese tersebut kemudian melepaskan sundulan yang melambung melewati Josep Martinez. Kiper Inter itu terlihat salah mengantisipasi arah bola sehingga tim tamu unggul lebih dahulu.

Lima menit berselang, Maduka Okoye melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan Udinese. Ia mampu menggagalkan sundulan Marcus Thuram dan kemudian dengan cepat bangkit untuk menghalau bola pantul.

Inter Mulai Menemukan Permainan

Keunggulan Udinese bertambah pada menit ke-16. Jurgen Ekkelenkamp menyundul umpan silang rendah yang dikirim Keinan Davis. Bola kemudian memantul sebelum masuk ke gawang Inter, membuat Martinez kembali berada dalam sorotan.

Tertinggal 0-2, Inter tidak panik. Sepuluh menit kemudian, Carlos Augusto memberikan harapan kepada tuan rumah melalui tendangan jarak jauh spektakuler. Bola meluncur deras ke sudut kanan bawah gawang dan membuat skor berubah menjadi 1-2.

Gol tersebut menjadi titik balik bagi Inter. Nicolò Barella kemudian menyamakan kedudukan setelah mampu bangkit dari terpeleset di kotak penalti. Ia mengecoh pemain bertahan Udinese sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Okoye.

Thuram Bawa Inter Berbalik Unggul

Memasuki babak kedua, Inter semakin agresif. Tekanan yang terus diberikan akhirnya menghasilkan gol ketiga pada menit ke-57 sekaligus membawa Nerazzurri unggul untuk pertama kalinya.

Assist Andy Diouf Berbuah Gol

Andy Diouf melakukan sprint di sisi kanan sebelum mencapai garis gawang dan mengirimkan umpan tarik ke dalam kotak penalti. Thuram berada di posisi yang tepat dan langsung menyambar bola dengan satu sentuhan.

Gol tersebut membuat Inter semakin percaya diri. Udinese yang sebelumnya mampu mengontrol pertandingan di awal laga mulai kesulitan menghadapi tekanan tuan rumah.

Pada menit ke-67, Francesco Pio Esposito memperlebar keunggulan Inter menjadi 4-2. Penyerang muda tersebut mampu menciptakan ruang di dalam kotak penalti Udinese sebelum dengan tenang menaklukkan Okoye.

Inter kemudian menutup penampilan impresifnya dengan gol kelima dari Ange-Yoan Bonny. Sang pemain memanfaatkan bola hasil tendangannya sendiri yang sempat ditepis Okoye. Bonny bergerak cepat menyambut bola pantul dan menyundulnya ke dalam gawang.

Udinese Cetak Gol Hiburan

Udinese belum menyerah meski tertinggal tiga gol. Tim tamu masih memberikan tekanan hingga menit-menit akhir dan berhasil mencetak gol ketiga.

Idrissa Gueye memanfaatkan kesalahan sentuhan Vakoun Bayo setelah serangan balik cepat. Gueye kemudian melepaskan tembakan yang melewati Martinez dan membuat skor berubah menjadi 5-3.

Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan. Inter tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Inter Pertahankan Rekor Sempurna

Kemenangan atas Udinese menjadi bukti bahwa Inter memiliki kemampuan untuk bangkit meski menghadapi situasi sulit. Untuk dua pekan secara beruntun, mereka berhasil membalikkan ketertinggalan dua gol dan mengamankan tiga poin.

Udinese sebelumnya pernah menjadi batu sandungan Inter pada awal musim lalu. Namun, kali ini Nerazzurri tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Hasil 5-3 membuat Inter tetap memiliki rekor 100 persen dan kini menempati posisi kedua klasemen Serie A. Mereka berada di bawah Roma karena selisih gol. Menariknya, Roma akan menjadi lawan Inter pada pertandingan akhir pekan depan, sehingga duel tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi tim asuhan Cristian Chivu.

Baca juga artikel: Slot Roman Empire Habanero, Sensasi Gladiator Kuno

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *