Gelandang Belanda Noa Lang mencetak dua gol saat Galatasaray menghancurkan Juventus 5-2 dalam pertandingan yang mendebarkan di Istanbul pada leg pertama playoff Liga Champions.

Dalam atmosfer yang menegangkan, Juventus asuhan Luciano Spalletti sebenarnya memimpin 2-1 pada babak pertama setelah Teun Koopmeiners membalas gol pembuka gelandang Brasil Gabriel Sara dengan dua golnya sendiri.

Namun, bek sayap Kolombia Juan Cabal diusir dari lapangan karena dua kartu kuning dalam babak kedua yang kacau, sementara brace Lang dan gol dari Davinson Sanchez dan Sacha Boey menenggelamkan Juventus, yang harus kembali ke Turin dengan kekalahan telak.

Sara membuka skor dengan tendangan kaki kiri yang indah dari dalam kotak penalti pada menit ke-15, tetapi keunggulan itu tidak bertahan lama.

Kiper Gala, Ugurcan Cakir, hanya bisa menepis sundulan kuat Khephren Thuram ke arah Koopmeiners yang berlari, yang kemudian menyamakan kedudukan hanya satu menit kemudian.

Koopmeiners kemudian mencetak gol ke pojok atas gawang dari tepi kotak penalti pada menit ke-32 setelah pertukaran cerdas dengan gelandang AS Weston McKennie.

Itu adalah momen terbaik bagi tim tamu.

Juara Turki asuhan Okan Buruk melancarkan serangan gencar setelah jeda, saat Lang memanfaatkan bola liar di kotak penalti untuk menyamakan skor pada menit ke-49.

Sanchez mengantarkan Gala unggul pada menit ke-60 saat para pendukung tuan rumah meningkatkan volume sorakan mereka.

Juve mengeluhkan keputusan wasit yang tidak adil dalam kekalahan 3-2 mereka dari pemimpin Serie A, Inter Milan, pada akhir pekan lalu, tetapi mereka tidak bisa protes atas kartu merah yang diterima Cabal pada menit ke-67.

Lang mencetak gol keduanya tak lama setelah itu, dan pemain pengganti Boey memastikan Gala akan membawa keunggulan yang meyakinkan ke Turin pekan depan saat ia mencetak gol dari sudut yang sulit lima menit sebelum pertandingan berakhir.

Ringkasan Laga: Penampilan Gemilang Galatasaray

Galatasaray mencetak lima gol dalam pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, sementara Juventus kebobolan lima gol untuk pertama kalinya dalam kompetisi ini.

Penampilan klinis tuan rumah, yang menghasilkan 2,96 expected goals (xG) dari 22 tembakan, dibandingkan dengan 1,13 xG Juventus dari tujuh upaya, mungkin sudah menentukan hasil pertandingan.

Sara, yang mencatatkan tembakan terbanyak untuk timnya (tiga), menciptakan peluang terbanyak (tujuh), dan mencatatkan umpan terbanyak (59), menjadi pemain Galatasaray pertama yang mencetak gol dan memberikan assist dalam pertandingan knockout Liga Champions sejak Wesley Sneijder pada April 2013, melawan Real Madrid.

Baca juga artikel: No Man’s Sky Rilis Catatan Pembaruan Update 6.22

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *