Arsenal tidak bisa memastikan gelar juara Liga Premier pada pekan ke-37, setelah Manchester City yang tampil dengan susunan pemain yang sangat berbeda mengalahkan Crystal Palace 3-0.

Manchester City terus menekan Arsenal dalam perebutan gelar Liga Premier, memperkecil selisih menjadi dua poin dari The Gunners berkat kemenangan 3-0 atas Crystal Palace di Etihad Stadium.

Tepat 14 tahun sejak gol legendaris Sergio Aguero di hari terakhir musim membawa gelar Premier League pertama bagi mereka, City membutuhkan kemenangan untuk memastikan perebutan gelar musim ini tidak bisa dimenangkan Arsenal pada akhir pekan ini.

Dan meskipun Pep Guardiola mencoret Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki dari starting XI-nya menjelang final Piala FA melawan Chelsea pada Sabtu, City meraih kemenangan meyakinkan.

Phil Foden adalah salah satu dari enam pemain yang dimasukkan ke dalam susunan pemain Guardiola, dan ia memberikan dua assist dalam rentang delapan menit di akhir babak pertama.

Setelah 32 menit yang relatif tenang, Foden menerima umpan Matheus Nunes dan menghasilkan umpan tumit yang indah untuk menemukan Antoine Semenyo, yang mencetak gol dengan rapi ke pojok kiri bawah.

Ada unsur keberuntungan dalam assist kedua Foden, saat ia mencoba menangkap umpan Josko Gvardiol di udara dan bola bergulir ke arah Omar Marmoush, dan pemain Mesir itu memanfaatkan tubuhnya dengan baik untuk mencetak gol sambil berputar.

Tempo pertandingan melambat pada babak kedua, meski City sempat mengalami beberapa momen menegangkan saat Ismaila Sarr melepaskan tembakan yang tepat mengarah ke Gianluigi Donnarumma setelah kesalahan yang dilakukan Bernardo Silva, sementara Daichi Kamada mendapat kartu kuning karena melakukan simulasi di dalam kotak penalti tuan rumah.

Namun, Savinho memperindah skor – dan memperlebar selisih gol City menjadi satu gol di atas Arsenal – pada menit ke-84, mencetak gol setelah menerima umpan dari pemain pengganti Cherki.

City akan berusaha mengangkat trofi kedua mereka musim ini pada Sabtu, sebelum mengalihkan perhatian ke laga Arsenal melawan Burnley pada Senin. Setiap kesalahan dari The Gunners akan memberi City kesempatan untuk naik ke puncak klasemen dengan mengalahkan Bournemouth yang sedang dalam performa bagus sehari kemudian.

Analisis Data: Foden membuktikan kualitasnya

Enam perubahan dalam susunan pemain City untuk pertandingan ini lebih banyak daripada yang mereka lakukan dalam lima pertandingan Premier League sebelumnya secara total. Dan Foden memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan semua orang – termasuk manajer Inggris Thomas Tuchel – tentang kualitasnya.

Dia memberikan dua assist dalam satu pertandingan Premier League untuk pertama kalinya sejak Desember 2023 melawan Sheffield United, dan mencetak rekor tersebut sebelum babak pertama berakhir untuk pertama kalinya.

Sementara itu, tidak ada pemain yang menciptakan lebih banyak peluang di babak pertama pertandingan Liga Premier musim ini daripada lima peluang yang diciptakan Foden saat melawan Palace.

Guardiola bahkan tak perlu memasukkan Haaland dari bangku cadangan, dan City kini telah memenangkan 15 dari 19 laga Liga Premier mereka tanpa kehadiran pemain asal Norwegia itu sejak ia bergabung dengan Etihad pada awal musim 2022-23 (2 imbang, 2 kalah).

City hanya mencetak empat dari 15 tembakan mereka, yang menghasilkan 1,56 expected goals (xG), tetapi di sisi lain, mereka menahan Palace dengan enam tembakan (dua tepat sasaran) dan 0,68 xG.

Baca juga artikel: Legion Gold Unleashed Hadir Dengan Fitur Bonus Spektakuler

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *