Pertandingan pertama Inter sebagai juara Serie A ini membuat mereka dengan mudah mengalahkan Lazio dalam laga yang menjadi uji coba menjelang final Coppa Italia pada Rabu nanti.

Lautaro Martínez tampil gemilang saat Inter Milan juara Serie A meraih kemenangan telak 3-0 atas Lazio. Penyerang asal Argentina itu menjadi motor serangan Inter dengan kontribusi penting yang membawa timnya tampil dominan sepanjang pertandingan.

Kapten tim ini mencetak gol dan memberikan assist kepada Petar Susic dalam laga uji coba menjelang final Coppa Italia pada Rabu nanti, dengan Henrikh Mkhitaryan juga mencetak gol untuk Nerazzurri.

Martinez memecah kebuntuan hanya dalam waktu enam menit di Stadio Olimpico, dengan melepaskan tendangan voli dari jarak dekat setelah Marcus Thuram menyundul umpan lemparan Yann Bisseck di tiang dekat.

Lautaro Martínez kembali menunjukkan kualitasnya bersama Inter Milan. Pemain internasional Argentina itu menjadi pemberi umpan pada menit ke-39 dengan mengoper bola matang kepada Susic, yang sukses menggandakan keunggulan lewat penyelesaian rapi dan tenang di depan gawang lawan.

Setelah Edoardo Motta melakukan penyelamatan ganda yang gemilang untuk menggagalkan upaya Bisseck di awal babak kedua, Lazio harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-59, setelah Alessio Romagnoli diusir wasit usai tinjauan VAR atas tekel terlambatnya terhadap Ange-Yoan Bonny.

Gustav Isaksen dua kali nyaris memberi harapan bagi tuan rumah, namun upayanya digagalkan oleh Carlos Augusto dan Josep Martinez. Namun, Inter mencetak gol ketiga untuk memastikan kemenangan 14 menit menjelang akhir pertandingan, dengan Bonny memberikan umpan kepada Mkhitaryan yang melepaskan tembakan ke atas gawang.

Analisis Data: Lautaro di Kelasnya Sendiri

Sejak bergabung dengan Inter pada 2018, Martinez telah mencetak gol dan memberikan assist dalam 17 pertandingan Serie A, setidaknya dua lebih banyak daripada pemain lain mana pun selama periode tersebut.

Nerazzurri kini tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan Serie A terakhir melawan Lazio (5 kemenangan, 2 imbang), dan berhasil menjaga gawang tak kebobolan secara beruntun dalam laga ini untuk pertama kalinya sejak 2010.

Inter juga telah memenangkan tiga pertandingan tandang berturut-turut melawan Biancocelesti di kasta tertinggi Italia untuk kali kedua, setelah sebelumnya mencapai prestasi tersebut antara Mei 2017 dan Oktober 2018.

Sedangkan bagi Lazio, rekor lima pertandingan tak terkalahkan mereka melawan tim-tim yang berada di puncak klasemen Serie A pada hari itu berakhir dengan cara yang mengecewakan.

Baca juga artikel: Temple Of Tollan: Petualangan Harta Kuno Dari Play’n GO

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *