Arsenal Menang Telak 3-0 atas Manchester City di Community Shield

Arsenal meraih kemenangan telak 3-0 atas Manchester City dalam laga Community Shield pada Minggu, sekaligus mengirimkan pernyataan niat yang penuh percaya diri menjelang upaya mereka mempertahankan gelar juara Liga Premier.

Tim asuhan Mikel Arteta memanfaatkan laga pembuka tahunan musim kasta tertinggi Inggris ini sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa gelar juara yang telah lama dinanti-nantikan itu sama sekali tidak memadamkan hasrat mereka akan kesuksesan.

Arsenal Tampil Dominan Sejak Menit Awal

The Gunners hanya membutuhkan 24 detik untuk menunjukkan kepada manajer baru City, Enzo Maresca, standar yang harus dipenuhi untuk bisa bersaing dengan sang juara.

Calafiori Buka Keunggulan Cepat

Gol pembuka yang dicetak dengan cepat oleh Riccardo Calafiori disusul oleh sundulan akurat Kai Havertz sebelum babak pertama berakhir.

Arsenal menguasai City yang tampil ceroboh dengan intensitas khas mereka, dan Martin Odegaard mencetak gol setelah jeda untuk mengukuhkan kemenangan telak tersebut.

Pertandingan persahabatan bergengsi di Principality Stadium, Cardiff, ini juga memungkinkan Arteta untuk memamerkan para pemain baru Arsenal yang didatangkan selama bursa transfer musim panas.

Bruno Guimaraes, yang didatangkan dari Newcastle seharga £75 juta ($101 juta), dengan mudah beradaptasi di lini tengah, sementara Christos Tzolis, yang didatangkan dari Club Brugge seharga £34 juta, tampil dinamis termasuk memberikan dua assist.

Arsenal Kirim Sinyal Kuat Jelang Musim Baru

Tim asal London Utara ini akan memulai musim sebagai juara untuk pertama kalinya sejak musim 2004-05.

Target Mempertahankan Gelar Liga Premier

Sudah diprediksi sebagai favorit untuk meraih gelar juara Liga Inggris berturut-turut pertama mereka sejak tahun 1930-an, Arsenal tampak siap untuk menjadi kekuatan utama di Liga Premier dalam jangka waktu yang lama.

Penampilan mereka yang penuh semangat menjadi pemanasan yang sempurna menjelang kedatangan Coventry—yang baru saja promosi—ke Emirates Stadium untuk laga pembuka musim Liga Premier pada 21 Agustus.

Ini menjadi peringatan yang menyedihkan bagi Maresca, yang pasti telah menyadari betapa jauh lebih dinamis dan kompak penampilan Arsenal dibandingkan timnya yang tampil tersendat-sendat.

Pep Guardiola meraih 20 trofi dalam satu dekade gemilang di Manchester, termasuk Piala FA dan Piala Liga pada musim perpisahannya, namun City belum pernah menjuarai liga sejak 2024 dan finis di posisi kedua, tujuh poin di belakang Arsenal, pada musim lalu.

Dipilih secara khusus untuk menggantikan Guardiola setelah hengkang dari Chelsea pada Januari lalu menyusul masa kepelatihan yang penuh gejolak selama kurang dari dua musim, Maresca kini menyadari bahwa dibutuhkan upaya besar untuk mengejar ketertinggalan dari Arsenal, dimulai dengan laga pembuka City di kandang melawan Bournemouth pada 23 Agustus.

Arsenal yang Menggila

Arteta yakin para pemainnya masih “lapar” akan trofi, dengan kekalahan menyakitkan di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain melalui adu penalti pada Mei lalu menjadi motivasi untuk musim ini.

Calafiori Cetak Gol dalam 24 Detik

The Gunners hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk membuktikan pernyataan Arteta dengan gol pembuka yang diciptakan dengan indah.

Myles Lewis-Skelly tampil di lini tengah Arsenal meskipun dikaitkan dengan Chelsea dan Manchester United, dan remaja ini menunjukkan mengapa ia begitu diminati dengan umpan cerdik yang membelah pertahanan City.

Calafiori berlari mengejar bola umpan Lewis-Skelly, menghindari penjagaan City yang buruk, lalu mencetak gol dengan tenang melewati Gianluigi Donnarumma dari jarak 12 yard.

Gol yang dicetak bek kiri itu merupakan gol tercepat dalam ajang Community Shield sejak 1968, dan Arsenal yang tampil dominan kembali mencetak gol pada menit ke-27.

Havertz Gandakan Keunggulan Arsenal

Martin Odegaard mendapat ruang kosong untuk melepaskan umpan silang ke tiang jauh, dan Tzolis—yang tidak dijaga oleh Abdukodir Khusanov—menyundul bola kembali ke kotak enam yard, di mana Havertz melompat lebih tinggi dari Ruben Dias untuk menyundul bola ke gawang.

Dalam penampilan perdananya bersama City setelah pindah dari Nottingham Forest dengan nilai transfer £116 juta, gelandang Inggris Elliot Anderson kesulitan menunjukkan pengaruhnya.

Bintang andalan City, Erling Haaland, tampil kurang menonjol dan menyia-nyiakan dua peluang bagus di babak pertama.

Odegaard Lengkapi Kemenangan Arsenal

Kapten Arsenal, Odegaard, menunjukkan kepada rekan setimnya dari Norwegia itu cara melakukannya tiga menit setelah babak kedua dimulai.

Gol Ketiga Pastikan City Tak Berkutik

Tzolis mengoper bola ke jalur Odegaard, dan ia menerobos pertahanan City dengan gerakan zig-zag sebelum mempermalukan Donnarumma lewat gerakan tipuan cerdik dan penyelesaian dari jarak dekat.

Hanya City, pada tahun 2019, yang berhasil menjadi juara Liga Premier di antara 15 pemenang Community Shield sebelumnya.

Berdasarkan penampilan mereka yang begitu mudah di bawah sinar matahari Cardiff, kemenangan ke-18 Arsenal di Community Shield ini tampaknya tidak akan menjadi trofi terakhir yang diangkat oleh Odegaard musim ini.

Baca juga artikel: Four Divine Beasts: Slot 4 Makhluk Suci Dengan Fitur Menarik

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *