AC Milan Takluk 0-2 dari Ferencvaros, Lenny Joseph Bersinar
AC Milan kembali menelan hasil mengecewakan di kompetisi Eropa setelah kalah 0-2 dari Ferencvaros dalam lanjutan Liga Europa di San Siro. Dua gol Lenny Joseph menjadi penentu kemenangan tim tamu yang tampil dominan sepanjang pertandingan, meskipun harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain akibat kartu merah Bamidele Yusuf.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Milan yang sebelumnya memiliki kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan dalam Derby della Madonnina. Namun, performa mereka di Eropa kembali menunjukkan sejumlah kelemahan, terutama dalam penyelesaian akhir dan koordinasi pertahanan.
Sebaliknya, Ferencvaros semakin memperlihatkan kualitasnya dengan mempertahankan rekor sempurna di Liga Europa. Kemenangan di San Siro juga memperpanjang catatan positif mereka di kompetisi Eropa.
Ferencvaros Dominasi Babak Pertama
Lenny Joseph Berkali-kali Mengancam
Ferencvaros langsung memberikan tekanan sejak menit awal. Bahkan, mereka hampir membuka keunggulan ketika Yunus Musah kehilangan bola hanya empat menit setelah pertandingan dimulai. Lenny Joseph berhasil memanfaatkan situasi tersebut, tetapi tembakannya masih mampu diamankan Lorenzo Torriani.
Milan kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak menghadapi tekanan dari tim tamu. Joseph kembali mendapatkan kesempatan setelah memanfaatkan umpan balik yang kurang sempurna dari pertahanan Milan. Namun, Torriani kembali melakukan penyelamatan penting.
Menjelang akhir babak pertama, Joseph kembali mengancam melalui peluang di depan gawang. Kiper muda Milan tersebut harus bekerja keras untuk menggagalkan tembakan yang mengarah ke gawangnya.
Melihat timnya kesulitan, Ruben Amorim melakukan tiga pergantian pemain saat turun minum. Mario Gila, Christian Pulisic, dan Diego Moreira dimasukkan untuk memberikan energi baru bagi permainan Rossoneri.
Dua Gol Lenny Joseph Hancurkan Milan
Kesalahan Torriani Berujung Gol Pertama
Pergantian pemain sempat memberikan perubahan positif bagi Milan. Omari Hutchinson hampir mencetak gol setelah melakukan pergerakan individu dari sisi kanan, tetapi tembakannya hanya mengenai jaring samping.
Namun, Ferencvaros justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-52. Kesalahan Torriani ketika mengontrol umpan balik membuat bola terlepas dari penguasaannya. Kristoffer Zachariassen memberikan tekanan dan berhasil merebut bola, sebelum Joseph memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol ke gawang kosong.
Milan mencoba merespons melalui Hutchinson, tetapi tembakannya masih melebar. Ketika tuan rumah berusaha meningkatkan tekanan, Ferencvaros kembali menghukum pertahanan mereka melalui serangan balik cepat.
Zachariassen kembali menjadi aktor penting dengan membawa bola melewati lini pertahanan Milan. Ia kemudian memberikan umpan matang kepada Joseph yang dengan mudah mencetak gol keduanya.
Bamidele Yusuf Mendapat Kartu Merah
Ferencvaros Bertahan dengan Sepuluh Pemain
Keunggulan dua gol membuat Ferencvaros semakin percaya diri. Zachariassen bahkan hampir menambah gol setelah memaksa Torriani melakukan penyelamatan gemilang.
Namun, situasi berubah pada menit ke-76 ketika Bamidele Yusuf menerima kartu merah langsung. Pemain pengganti tersebut dinilai melakukan pelanggaran terhadap Mario Gila dengan menyikutnya. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit memutuskan mengusir Yusuf dari lapangan.
Milan berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengejar ketertinggalan. Hutchinson sempat memaksa Denes Dibusz melakukan penyelamatan penting, tetapi tidak ada gol yang berhasil dicetak tuan rumah hingga pertandingan berakhir.
Statistik Menunjukkan Masalah Serius AC Milan
Ferencvaros Lanjutkan Rekor Sempurna
Lenny Joseph menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Ia melepaskan tujuh tembakan, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Selain itu, Joseph mencatatkan 10 sentuhan di kotak penalti lawan dan menciptakan lima peluang besar.
Kristoffer Zachariassen juga memberikan kontribusi penting dengan dua assist. Ia kini telah mengoleksi enam kontribusi gol di Liga Europa musim ini, terdiri dari tiga gol dan tiga assist.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Ferencvaros karena mereka berhasil meraih empat kemenangan beruntun di kompetisi besar Eropa untuk pertama kalinya sejak Piala Inter-Cities Fairs musim 1967-68.
Sementara itu, AC Milan harus menerima kenyataan pahit. Mereka hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dari total 15 percobaan. Dengan hasil tersebut, Milan mengoleksi tiga poin dari empat pertandingan dan berada di luar zona playoff.
Kekalahan di San Siro menjadi peringatan serius bagi Ruben Amorim. Milan harus segera memperbaiki efektivitas serangan dan konsistensi pertahanan jika ingin menjaga peluang melanjutkan perjalanan di Liga Europa musim ini.
Baca juga artikel: Carnival Cove Habanero: Review Fitur Dan Gameplay Slot