PSG Kalahkan Aston Villa 2-1 dan Pertahankan Gelar Piala Super UEFA
Juara Liga Champions, Paris Saint-Germain (PSG), semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu tim terbaik Eropa setelah mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 dalam laga Piala Super UEFA pada Rabu.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi PSG sebelum menghadapi musim domestik. Khvicha Kvaratskhelia dan Désiré Doué menjadi pencetak gol PSG, sementara Aston Villa hanya mampu membalas melalui gol debut pemain muda mereka, Brian Madjo, di Salzburg.
PSG Tampil Dominan di Piala Super UEFA
Piala Super UEFA mempertemukan juara Liga Champions dengan pemenang Liga Europa. PSG tampil sebagai juara kompetisi klub teratas Eropa setelah meraih trofi Liga Champions, sedangkan Aston Villa datang sebagai juara Liga Europa.
Kemenangan ini juga membuat PSG mempertahankan gelar Piala Super UEFA yang mereka raih 12 bulan sebelumnya ketika menghadapi wakil Liga Premier lainnya, Tottenham Hotspur.
Pertandingan kali ini dipimpin oleh wasit asal Somalia, Omar Artan. Wasit berusia 34 tahun tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian media pada Juni setelah ditolak masuk ketika tiba di Bandara Internasional Miami, meskipun dirinya merupakan bagian dari panel wasit FIFA untuk Piala Dunia.
PSG Turunkan Banyak Pemain Juara Liga Champions
Menjelang dimulainya musim domestik masing-masing, kedua tim menurunkan susunan pemain yang relatif kuat.
Starting XI PSG diisi sembilan pemain yang sebelumnya turut mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal pada Mei. Beberapa nama penting seperti Vitinha, Joao Neves, dan kapten Marquinhos dipercaya tampil sejak menit awal.
Sementara itu, bek kiri asal Prancis, Lucas Digne, yang baru menandatangani kontrak dengan PSG pada hari Minggu, harus memulai pertandingan dari bangku cadangan ketika menghadapi mantan klubnya.
Aston Villa Berusaha Bangkit Setelah Jeda
Aston Villa tidak menyerah setelah tertinggal dan berusaha meningkatkan tekanan setelah turun minum. Brian Madjo dan John McGinn kembali menunjukkan kerja sama yang cukup baik.
McGinn bahkan sempat memaksa kiper PSG, Matvey Safonov, melakukan penyelamatan setelah melepaskan tendangan melengkung yang mengarah ke gawang.
Villa terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan, tetapi PSG mampu mempertahankan kontrol permainan dan memberikan ancaman melalui kecepatan para pemain sayapnya.
Gol Désiré Doué Sempat Dianulir
Désiré Doué menjadi salah satu pemain penting PSG dalam pertandingan ini. Pada menit ke-61, pemain internasional Prancis tersebut melakukan penetrasi cepat dari sisi kanan sebelum melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di gawang Aston Villa.
Namun, gol tersebut sempat dianulir setelah asisten wasit mengangkat bendera karena menganggap Doué berada dalam posisi offside.
VAR kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa Matty Cash, bek kanan Aston Villa yang berada di sisi jauh lapangan, membuat Doué berada dalam posisi onside.
Keputusan tersebut akhirnya mengesahkan gol PSG dan membuat Doué merayakan golnya dengan penuh kegembiraan.
Villa Gagal Menyamakan Kedudukan
Setelah tertinggal 1-2, Aston Villa sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk kembali ke pertandingan.
George Hemmings yang baru berusia 19 tahun mendapatkan kesempatan untuk memberikan respons cepat, tetapi Safonov tampil solid dan berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Warren Zaire-Emery juga harus melakukan aksi penting ketika melompat untuk menghalangi tendangan Gomes yang berpotensi membahayakan gawang PSG.
Luis Enrique Perkuat Lini Tengah
Melihat Aston Villa semakin agresif, Luis Enrique melakukan perubahan dengan memasukkan Fabian Ruiz ketika pertandingan menyisakan sekitar 15 menit.
Pengalaman Ruiz sebagai pemenang Piala Dunia diharapkan mampu membantu PSG memperkuat lini tengah sekaligus menjaga keunggulan.
Aston Villa terus berusaha mencari gol penyama kedudukan hingga menit-menit akhir. Peluang terbaik mereka datang sekitar 10 menit sebelum pertandingan berakhir ketika Tammy Abraham hampir berhasil menjangkau umpan tarik Alysson di dalam kotak penalti.
Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
PSG Awali Musim dengan Trofi
PSG akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi klub asal Paris tersebut untuk menyambut musim baru.
Sebagai juara Ligue 1 dan Liga Champions, PSG kini kembali memasang target tinggi. Mereka berharap kemenangan atas Aston Villa menjadi langkah awal menuju musim yang lebih sukses, termasuk ambisi mempertahankan dominasi di Eropa dan mengejar gelar Liga Champions ketiga secara beruntun.
Baca juga artikel: Hot Hot Fruit: Sensasi Slot Habanero Jackpot 25.000x