Penampilan Bayern Munich yang kurang memuaskan di kandang membuat mereka kalah 2-1 dari Augsburg, mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka di Bundesliga.

Rekor tak terkalahkan Bayern Munich di Bundesliga musim ini akhirnya berakhir setelah mereka menelan kekalahan 2-1 dari Augsburg di laga yang penuh kejutan. Hasil ini mengejutkan publik dan memicu banyak pertanyaan soal konsistensi juara bertahan, performa lini belakang, serta keputusan taktikal pelatih; sementara Augsburg merayakan kemenangan penting yang bisa mengangkat moral tim dan mengubah dinamika perebutan posisi di klasemen.

Penampilan yang di bawah standar dari tim asuhan Vincent Kompany, yang memimpin melalui gol Hiroki Ito sebelum gol-gol di babak kedua dari Arthur Chaves dan Han-Noah Massengo memastikan kemenangan mengejutkan bagi tim tamu.

Luis Diaz melihat tembakan awalnya diblok oleh Bayern, yang mencetak gol pada upaya kedua mereka di menit ke-23 ketika tendangan sudut Michael Olise yang melengkung ke tiang jauh disundul oleh Ito.

Hal itu membangkitkan semangat tuan rumah di Allianz Arena, namun Diaz dan Lennart Karl keduanya membuang peluang.

Namun, Robin Fellhauer membentur tiang gawang di ujung lain pada menit akhir babak pertama, memberi peringatan bahwa Augsburg jauh dari kata kalah.

Dan Bayern dihukum karena bermain asal-asalan setelah jeda saat Jonas Urbig gagal menangkap tendangan sudut Mert Komur, memungkinkan Chaves menyundul bola ke gawang yang kosong pada menit ke-75.

Massengo kemudian menyelesaikan comeback pada menit ke-81 dengan cara yang tenang dan efektif. Ia menuntaskan peluang sederhana dari jarak dekat, setelah menerima umpan matang dari Dimitrios Giannoulis, yang membuka ruang di sisi kiri dan mengirimkan bola tepat ke kakinya tanpa kesalahan. Gol tersebut memastikan kebangkitan tim dan mengubah jalannya laga yang sebelumnya berjalan dramatis.

Olise hampir menyelamatkan satu poin untuk Bayern dengan tendangan terakhir pertandingan, tetapi upayanya yang melengkung dari tepi kotak penalti menghantam mistar gawang, sementara tim Kompany kalah di liga untuk pertama kalinya sejak Maret tahun lalu.

Ringkasan Data: Kemenangan Mengejutkan Augsburg

Susunan pemain awal Bayern memiliki usia rata-rata 26 tahun dan 125 hari, yang termuda dalam pertandingan Bundesliga musim ini, dan hal itu terlihat jelas.

Meskipun Bayern menghasilkan 1,48 gol yang diharapkan (xG) dari 15 tembakan, Augsburg mampu melepaskan lebih banyak tembakan, meskipun hanya menguasai bola 29,7%, karena mereka mengumpulkan 0,94 xG dari 16 upaya.

Dan assist Giannoulis adalah imbalan atas ancaman konstan yang dia berikan di sayap kiri, dengan bek sayap tersebut menciptakan lima peluang tertinggi dalam pertandingan sambil juga melakukan umpan silang terbanyak kedua (tujuh, di bawah delapan umpan silang Olise).

Baca juga artikel: Hype Forza Horizon 6 Nyata, Pembaruan Justru Redam Antusiasme

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *