Argentina Singkirkan Inggris 2-1, Messi Antar Albiceleste ke Final Piala Dunia

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Berturut-turut

Argentina berhasil melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara berturut-turut dan akan menghadapi Spanyol dalam upaya mempertahankan gelar juara mereka pada hari Minggu.

Lionel Messi sekali lagi memimpin kebangkitan Argentina saat mereka mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk mengalahkan Inggris 2-1 dan melaju ke final Piala Dunia.

Juara dunia ini akan memiliki kesempatan untuk mempertahankan gelar mereka melawan Spanyol di New York New Jersey Stadium pada hari Minggu, dengan Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez mencetak gol-gol yang membalikkan keunggulan yang sebelumnya diraih Inggris melalui Anthony Gordon.

Jalannya Pertandingan Argentina vs Inggris

Babak Pertama Berjalan Ketat Tanpa Banyak Peluang

Pertandingan berlangsung sengit pada tahap awal, dengan 30 menit pertama yang penuh henti-lanjut yang akhirnya berujung pada sundulan John Stones yang melebar tipis dari tendangan bebas Declan Rice.

Di sisi lain lapangan, tendangan susulan Fernandez dari tembakan Messi yang diblok hanya melesat tipis di atas mistar gawang dan membuat Jordan Pickford was-was.

Inggris Membuka Keunggulan Lewat Anthony Gordon

Argentina memulai babak kedua dengan gemilang, di mana Julian Alvarez berhasil mengungguli Djed Spence, namun upayanya ke tiang dekat berhasil diblok dengan baik oleh Pickford sebelum tendangan kedua sang penyerang dibelokkan ke jaring samping.

Namun, justru Inggris yang mencetak gol pembuka melalui serangan indah yang dimulai dari area belakang. Lisandro Martinez melakukan sapuan akrobatik, tetapi bola hanya sampai ke Rice, yang kemudian mengoper ke Morgan Rogers untuk melepaskan umpan silang indah yang diselesaikan dengan baik oleh Gordon pada menit ke-55.

Spence menggagalkan upaya Giuliano Simeone dari sudut sempit dengan tekel brilian di detik-detik terakhir, sementara Pickford dengan cepat menjatuhkan diri untuk menepis sundulan melengkung Nico Gonzalez secara refleks saat Argentina meningkatkan tekanan.

Alexis Mac Allister melompat untuk menyambut umpan silang indah dari Rodrigo De Paul, namun sundulannya membentur bagian dalam tiang kiri, sebelum Gonzalez menyundul bola melintasi mulut gawang tak lama setelahnya.

Fernandez dan Lautaro Martinez Pastikan Kemenangan

Fernandez tetap menjadi ancaman, dan beberapa saat setelah tendangan kerasnya kembali ditepis oleh Pickford, ia melepaskan tendangan melengkung yang luar biasa melewati kerumunan pemain dan masuk ke sudut jauh gawang setelah menerima umpan dari Messi dengan sisa waktu lima menit di babak reguler.

Tujuh menit kemudian, Lautaro Martinez membuat para penggemar Argentina bersorak gembira. Tendangan rendah Mac Allister kali ini memantul dari tiang gawang, dan Messi mengolah bola kembali di sisi kanan, lalu melepaskan umpan silang indah lainnya ke dalam kotak penalti. Striker Inter tersebut yang tidak terkawal berhasil menyundul bola dengan keras ke dalam gawang untuk memastikan kemenangan Argentina.

Messi Kembali Menjadi Pembeda

Argentina Menunjukkan Mental Juara

Argentina sekali lagi berjuang habis-habisan dengan semangat pantang menyerah.

Seperti yang diperkirakan, awal pertandingan berlangsung sangat hati-hati, dengan kedua tim sama-sama kesulitan menemukan ruang untuk mengancam lawan. Namun pada akhirnya, sang juara dunia menunjukkan pengalaman dan mental juara mereka.

Ada 19 pelanggaran yang dilakukan dan tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama. Ini merupakan jumlah pelanggaran terbanyak tanpa adanya tembakan tepat sasaran dalam satu babak di turnamen ini.

Faktanya, ini adalah pertandingan Piala Dunia pertama yang tercatat sejak 1966 tanpa satu pun tembakan dalam 30 menit pertama. Total expected goals (xG) gabungan antara Inggris dan Argentina di babak pertama hanya 0,08, menjadi angka terendah dalam babak pertama pertandingan fase gugur Piala Dunia.

Rekor Baru Lionel Messi di Piala Dunia

Meski babak pertama berjalan minim peluang, Anthony Gordon tampil impresif pada babak kedua. Ia kini telah terlibat langsung dalam enam gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya bersama Inggris, dengan catatan dua gol dan empat assist, setelah sebelumnya hanya berkontribusi pada dua gol dalam 18 penampilan pertamanya untuk Tim Tiga Singa.

Namun Inggris gagal mempertahankan keunggulan. Semua mata kembali tertuju kepada Lionel Messi, yang sekali lagi membuktikan kelasnya. Ia kini telah mencetak gol atau memberikan assist dalam 11 penampilan berturut-turut di Piala Dunia, memperpanjang rekor terpanjang yang pernah dicatatkan seorang pemain sejak 1966.

Dua assist yang dicatatkan Messi pada laga ini membuat total assistnya di putaran final Piala Dunia menjadi 12, dengan 10 di antaranya tercipta di fase gugur. Tidak ada pemain lain dalam sejarah kompetisi yang memiliki lebih dari delapan assist.

Inggris Kembali Gagal di Semifinal

Kekalahan ini menjadi akhir yang sangat menyakitkan bagi Inggris. Untuk kedua kalinya pada abad ke-21, mereka mampu mencetak gol lebih dahulu di semifinal Piala Dunia, tetapi gagal melaju ke final. Sebelumnya, mereka mengalami nasib serupa pada edisi 2018 saat kalah 2-1 dari Kroasia setelah babak perpanjangan waktu.

Baca juga artikel: Haunted House: Jelajahi Rumah Berhantu Penuh Hadiah

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *