Minggu ini menjadi awal dimulainya Liga Europa dengan format yang baru. Semua tim berada di dalam 1 klasemen besar dan setiap hasil pertandingan sangat mempengaruhi posisi klub tersebut untuk beberapa pekan ke depan. Sebanyak 18 pertandingan sudah dipertandingkan dan banyak sekali klub besar yang belum menunjukkan hasil yang positif.
Pertandingan pertama dibuka dengan pertandingan AZ Alkmaar dengan raksasa Swedia, yaitu Elfsborg. Kemudian, diikuti dengan pertandingan FC Porto melawan Bodoe/Glimt. Kedua pertandingan tersebut berakhir dengan skor yang sama, yaitu 3-2. Namun, fakta region besar mengalahkan region kecil malah terjadi sebaliknya di kedua pertandingan ini. AZ Alkmaar sebagai tim yang lebih diunggulkan malah dijebol lebih dahulu. Namun, AZ Alkmaar berhasil mengalahkan lawannya dengan comeback yang sempurna. Sedangkan, FC Porto mengalami nasib sebaliknya karena kalah dengan lawan yang tidak diunggulkan sama sekali.
Setelah itu, Tim Nomor 1 dengan fans terbanyak di Premier League malah ditahan imbang oleh tim papan tengah di Liga Belanda dengan skor 1-1. Gol pertama berhasil diciptakan oleh pemain Belanda di MU, yaitu Christian Eriksen. Semua fans sempat bersorak ria di Old Trafford karena mereka sudah berekspetasi besar kalau klub kesayangan mereka akan memenangkan pertandingan pertama mereka di Liga Europa. Namun, hampir seluruh stadion berhasil didiamkan dengan gol balasan dari pemain FC Twente. Parahnya, United tidak sanggup memberikan gol balasan dan membuat hasil pertandingan menjadi imbang.
Keesokkan Harinya, juga ada serangkaian 9 pertandingan Liga Europa yang dilaksanakan. Namun, ada satu pertandingan yang mencuri perhatian, yaitu Tottenham Hotspur berhasil membantai Qarabag dengan skor yang tidak tanggung-tanggung sampai 3-0. Padahal pada menit awal, salah satu bek Tottenham sudah diganjar kartu merah, yaitu Dragusin karena melakukan tackle yang sangat keras ke pemain Qarabag. Wasit pun tidak tanggung memberikan hukuman ke Dragusin dengan Direct Red Card dan mengeluarkannya dari lapangan tanpa basa basi.
Namun, 10 pemain tidak menjadi masalah bagi Tottenham Hotspur untuk tetap mengamankan 3 poin pertamanya di klasemen Europa League. Pertandingan Tottenham akan menjadi PR yang sangat besar untuk para pemain United karena kedua tim tersebut akan saling bertemu di akhir pekan ini. Pertandingan antar kedua raksasa Liga Inggris ini akan bertemu di Old Trafford dengan posisi masing-masing, yaitu tim tuan rumah berada di peringkat tujuh, sedangkan tim tandang berada di peringkat 10.
Pertandingan tersebut akan menjadi wajah atau highlighted match di akhir pekan ini. Dengan hasil akhir kedua klub besar tersebut, pastinya Tottenham akan lebih diunggulkan. Kemudian, Old Trafford seperti menjadi tempat yang angker untuk Manchester United meraih poin penuh sejak beberapa tahun terakhir. Erik Ten Haag selaku manajer utama Setan Merah mengakui sudah mempersiapkan strategi khusus untuk mengalahkan Hotspurs melalui media Fox Sports.
Untuk kebugaran kedua tim sejatinya masih dalam kondisi baik-baik saja. Kedua tim tidak kehilangan pemain yang krusial di lini utama masing-masing. United hanya kehilangan seorang Luke Shaw, sedangkan Tottenham kehilangan Richarlison. Jadi, kedua tim bisa memberikan line up terbaik demi mendapatkan poin penuh di laga derby Manchester vs London ini.
Akhir kata, pastikan kalian selalu mengikuti perkembangan berita di laman kami untuk mendapatkan update tentang olahraga terbaru agar tidak ketinggalan. Semua berita olahraga yang kami berikan adalah berita eksklusif dan langsung dari narasumbernya.