Atlético Madrid Buka Musim dengan Kemenangan 2-0
Atlético Madrid mengawali perjalanan mereka di LaLiga 2026-27 dengan hasil positif setelah menundukkan Málaga 2-0 di Stadion Metropolitano, Rabu lalu. Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena Málaga mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, kualitas individu pemain Atlético akhirnya menjadi pembeda.
Dua gol spektakuler pada babak kedua menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Lee Kang-In membuka keunggulan pada menit ke-70 melalui aksi individu dan tendangan keras yang bersarang di sudut kiri atas gawang. Sementara itu, Alex Baena menggandakan keunggulan lima menit sebelum pertandingan berakhir lewat tendangan bebas indah yang membentur mistar sebelum masuk ke gawang.
Lee Kang-In Tampil Gemilang pada Debut LaLiga
Lee Kang-In menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Pemain yang baru didatangkan Atlético dari Paris Saint-Germain tersebut menunjukkan kualitasnya setelah mendapatkan kesempatan tampil pada pertandingan pembuka.
Menerima umpan panjang David Hancko di sisi kanan, Lee bergerak melewati tiga pemain bertahan Málaga sebelum melepaskan tembakan spektakuler yang tidak mampu dihentikan Alfonso Herrero. Gol tersebut sekaligus menjadi awal yang sempurna bagi Lee bersama klub barunya.
Pada usia 25 tahun dan 181 hari, Lee tercatat sebagai pemain asing termuda ketiga yang mencetak gol untuk Atlético pada debut LaLiga di abad ke-21. Selain mencetak gol, ia juga menciptakan tiga peluang dan mencatat tiga tekel sukses.
Alex Baena Pastikan Tiga Poin Atlético
Jika gol Lee menjadi pembuka jalan kemenangan, Alex Baena memastikan Atlético mengamankan tiga poin. Pemain internasional Spanyol itu mendapatkan pelanggaran di dekat kotak penalti dan langsung mengambil tendangan bebas.
Baena melepaskan tendangan melengkung yang melewati pagar pemain Málaga, membentur mistar gawang, kemudian masuk ke dalam gawang. Gol tersebut tercipta hanya lima menit sebelum waktu normal berakhir dan membuat Atlético semakin nyaman.
Gol itu juga memiliki catatan sejarah tersendiri. Baena menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak gol melalui tendangan bebas langsung untuk Atlético di LaLiga sejak Antonio López melakukannya ketika menghadapi Real Zaragoza pada Oktober 2009. Ini merupakan gol tendangan bebas langsung keduanya di kompetisi tersebut dari 18 percobaan.
Málaga Berikan Perlawanan Sengit
Meski akhirnya kalah, Málaga tampil cukup berani pada laga pertamanya di kasta tertinggi sejak musim 2017-18. Mereka beberapa kali mampu mengancam pertahanan Atlético, terutama sebelum tuan rumah membuka keunggulan.
Oblak Tampil Penting di Bawah Mistar
Jan Oblak juga memainkan peran penting dalam menjaga gawang Atlético tetap bersih. Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-400 Oblak di LaLiga.
Kiper asal Slovenia itu harus bekerja keras ketika menggagalkan peluang Chupe dan kemudian melakukan penyelamatan di tiang jauh terhadap tembakan David Larrubia. Walaupun peluang terakhir tersebut akhirnya dinyatakan offside, Oblak tetap menunjukkan kewaspadaannya sepanjang pertandingan.
Statistik Menunjukkan Dominasi Atlético
Atlético memang tidak sepenuhnya mendominasi pertandingan. Málaga mampu membuat pertandingan berjalan ketat, tetapi efektivitas tuan rumah menjadi pembeda. Málaga mengakhiri laga dengan hanya lima tembakan dan mencatat expected goals (xG) sebesar 0,15.
Sementara itu, Atlético menghasilkan xG 0,82 dari enam tembakan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa peluang kedua tim sebenarnya tidak terlalu banyak, tetapi Atlético mampu memaksimalkan momen penting melalui kualitas Lee dan Baena.
Kemenangan ini juga memperpanjang dominasi Atlético atas Málaga. Los Colchoneros kini telah memenangkan enam pertemuan terakhir melawan Málaga di kasta tertinggi dan mencatat lima clean sheet dalam rangkaian tersebut.
Awal Positif Atlético Madrid
Kemenangan 2-0 memberikan modal penting bagi Atlético Madrid untuk menjalani musim LaLiga 2026-27. Lee Kang-In langsung menunjukkan potensinya setelah pindah dari PSG, sementara Baena membuktikan kemampuannya sebagai eksekutor bola mati.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Oblak dan talenta kreatif seperti Lee serta Baena, Atlético menunjukkan bahwa mereka memiliki senjata untuk bersaing sejak awal musim. Málaga sendiri harus menerima kekalahan setelah memberikan perlawanan kuat, tetapi penampilan mereka menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi lawan yang merepotkan di kompetisi kasta tertinggi.
Baca juga artikel: Buggy Bonus: Slot 5 Gulungan Dengan Jackpot Progresif