Atlético Madrid Raih Kemenangan Penting di Kandang Osasuna

Atletico Madrid kembali menunjukkan mentalitas kuat mereka dalam persaingan papan atas LaLiga setelah berhasil menaklukkan Osasuna dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh drama. Bermain di markas Osasuna, pasukan asuhan Diego Simeone harus bekerja keras hingga menit-menit akhir demi mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan ini menjadi hasil positif ketiga Atlético dalam empat pertandingan terakhir mereka di kompetisi domestik. Meski harus mengakhiri laga dengan 10 pemain setelah Marcos Llorente menerima kartu merah, Los Colchoneros tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Penalti Ademola Lookman Buka Keunggulan Atlético

VAR Jadi Penentu Penalti Babak Pertama

Atlético tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil memperoleh hadiah penalti pada menit ke-15. Momen itu bermula ketika Antoine Griezmann mencoba mengangkat bola melewati Javi Galán, namun bola mengenai tangan sang pemain bertahan di area terlarang.

Wasit Jose Luis Guzman Mansilla sempat membiarkan permainan berjalan sebelum akhirnya meninjau tayangan VAR. Setelah melihat ulang insiden tersebut, wasit tanpa ragu menunjuk titik putih untuk Atlético Madrid.

Ademola Lookman yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Penyerang asal Nigeria itu mengecoh Aitor Fernández dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Osasuna Bangkit dan Beri Tekanan

Tertinggal satu gol membuat Osasuna bermain lebih agresif. Tuan rumah beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang hampir menyamakan kedudukan. Ante Budimir menjadi pemain yang paling aktif mengancam pertahanan Atlético.

Salah satu peluang emas hadir ketika Budimir menerima umpan matang dari Valentin Rosier di depan gawang. Namun secara mengejutkan, sundulan jarak dekatnya justru melebar dari sasaran. Tidak lama kemudian, striker Kroasia itu kembali membuang peluang emas setelah gagal memanfaatkan kesalahan umpan dari Koke.

Osasuna sempat mendapatkan penalti usai Juan Musso terlihat bertabrakan dengan Budimir di kotak penalti. Akan tetapi, keputusan tersebut dibatalkan setelah VAR menunjukkan bahwa Musso lebih dulu menyentuh bola secara bersih.

Gol Alexander Sørloth Jadi Penentu

Sundulan Sørloth Gandakan Keunggulan

Atlético Madrid terus berusaha mencari gol kedua demi mengamankan pertandingan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71 melalui Alexander Sørloth.

Penyerang asal Norwegia yang masuk sebagai pemain pengganti itu sukses menyambut umpan silang Marcos Llorente di tiang jauh. Bola sempat membentur pemain lawan sebelum akhirnya masuk ke gawang Osasuna dan membuat skor berubah menjadi 2-0.

Gol tersebut membuat Atlético berada di atas angin, namun pertandingan belum benar-benar selesai karena drama kembali terjadi di menit-menit akhir.

Kartu Merah Llorente dan Gol Akhir Kike Barja

Situasi berubah ketika Llorente menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Aimar Oroz di area tengah lapangan. Atlético pun harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Osasuna untuk terus menekan. Hasilnya, Kike Barja berhasil mencetak gol pada menit-menit akhir yang membuat suasana stadion semakin tegang.

Meski demikian, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Osasuna untuk mengejar ketertinggalan. Atlético Madrid akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan membawa pulang tiga poin penting dari kandang lawan.

Baca juga artikel: Boat Bonanza Down Under: Sensasi Memancing Di Dunia Slot

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *