Liverpool kembali kehilangan kesempatan untuk menembus empat besar Liga Premier setelah dua gol Danny Welbeck memastikan kemenangan bagi Brighton.

Harapan Liverpool untuk lolos ke Liga Champions kembali mendapat pukulan telak saat dua gol Danny Welbeck membantu Brighton meraih kemenangan 2-1 atas juara Liga Premier itu pada Sabtu.

Welbeck mencetak gol di kedua sisi gol Milos Kerkez pada babak pertama, dengan gol penentu kemenangan striker Brighton pada menit ke-56 itu membuat Liverpool menelan kekalahan liga ke-10 musim ini.

Tanpa Alisson dan Mohamed Salah yang cedera, Liverpool terpaksa melakukan pergantian pemain lebih awal setelah Hugo Ekitike terlibat benturan dengan James Milner.

Brighton kemudian memimpin pada menit ke-14 melalui Welbeck, yang melompat lebih tinggi dari Ibrahima Konate untuk menyundul bola ke gawang, setelah umpan Giorgi Mamardashvili gagal dikendalikan oleh pemain nomor lima Liverpool.

Namun, kelengahan pertahanan lainnya membuat Liverpool menyamakan kedudukan 16 menit kemudian. Umpan panjang Mamardashvili ke depan disundul kembali oleh Lewis Dunk, tetapi Kerkez dengan sigap menyelinap masuk dan melambungkan bola melewati Bart Verbruggen.

Namun, tim asuhan Fabian Hurzeler memulai babak kedua dengan kuat dan mendapat hasilnya ketika umpan silang jauh Yankuba Minteh diarahkan kembali ke gawang oleh Jack Hinshelwood untuk diselesaikan oleh Welbeck ke dalam gawang.

Minteh kemudian digagalkan dalam situasi satu lawan satu oleh Mamardashvilli, sebelum tendangan Yasin Ayari dihalau dari garis gawang, sementara Brighton berhasil mempertahankan keunggulan mereka dengan mudah melawan serangan Liverpool yang kurang tajam.

Ringkasan Laga: Liverpool Mencapai Titik Terendah Baru

Setelah kemenangan tengah pekan atas Galatasaray, kepercayaan diri di kubu Liverpool sedang tinggi, namun kelemahan mereka di Liga Premier kembali terungkap saat pertahanan gelar mereka yang melemah mencapai titik terendah baru di pantai selatan.

Liverpool kini telah kalah dalam 10 pertandingan Premier League dalam satu musim untuk pertama kalinya sejak 2015-16 (juga 10), sementara ini adalah kali ketujuh juara bertahan di musim kasta tertinggi kalah dalam 10+ pertandingan, dan yang pertama sejak Chelsea pada 2017-18 (10).

Tim asuhan Arne Slot juga telah kebobolan 42 gol di Liga Premier pada musim 2025-26, yang sudah lebih banyak daripada di masing-masing dua musim terakhir mereka (41 pada 2023-24 dan 2024-25), dengan jumlah kebobolan terakhir yang lebih banyak terjadi pada 2022-23 (47).

Namun, Brighton, yang kini telah memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir mereka di Liga Premier (kalah 1 kali), pantas menjadi pemenang di sini, setelah mencatatkan total expected goals (xG) sebesar 2,3 dari 16 tembakan mereka, dibandingkan dengan 1,03 milik Liverpool dari 10 percobaan mereka.

Baca juga artikel: Game Santai Baru Di Steam: FarmVille x Minesweeper Unik

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *