Setelah mengganti pelatih kepala mereka menjelang Piala Afrika, Kamerun memulai turnamen dengan kemenangan di Grup F.
Kamerun mengabaikan persiapan yang bermasalah untuk Piala Afrika, dengan gol awal Karl Etta Eyong memastikan kemenangan 1-0 atas Gabon dalam pertandingan pembuka Grup F.
Tim Singa Tak Terkalahkan kini berada di bawah manajemen baru untuk turnamen di Maroko, dengan David Pagou mengambil alih setelah pemecatan Marc Brys.
Brys awalnya menolak mundur dan memilih skuad untuk turnamen, namun skuad yang dipilih oleh Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun Samuel Eto’o akhirnya berangkat.
Vincent Aboubakar, Eric Maxim Choupo-Moting, dan Andre Onana tidak termasuk dalam skuad Kamerun, namun mereka tetap memulai turnamen dengan kemenangan di Stade d’Agadir.
Mereka hanya membutuhkan sembilan menit untuk unggul melalui Etta Eyong, yang mencetak gol setelah menerima umpan dari Bryan Mbeumo. Gol tersebut awalnya dianulir karena offside, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Samuel Kotto kemudian melepaskan sundulan yang melenceng dari umpan silang presisi Mbeumo, sementara Denis Bouanga melihat upayanya diblokir di jarak dekat dalam peluang terbaik Gabon di babak pertama.
Kamerun mengalami pukulan besar ketika gelandang Brighton Carlos Baleba tidak dapat tampil di babak kedua setelah mengalami cedera, namun juara AFCON lima kali tersebut tetap mampu meraih kemenangan tipis.
Bouanga terpeleset pada momen krusial saat Gabon menciptakan peluang bagus lainnya tak lama setelah menit ke-60, sementara Kamerun hampir mencetak gol kedua saat Frank Magri menghantam mistar gawang, meski pada akhirnya mereka tidak membutuhkannya.
Ringkasan Data: Kamerun menelan kekalahan langka di laga pembuka melawan Gabon.
Kamerun memenangkan edisi sebelumnya dari Piala Afrika yang diadakan di Maroko pada 1988, dan mereka memulai kompetisi saat ini dengan baik.
Gabon mencatat rekor impresif dengan tak terkalahkan dalam lima laga pembuka terakhir mereka di AFCON, meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, pada pertandingan kali ini, performa solid tersebut tidak langsung terlihat karena Gabon gagal memulai laga dengan tempo cepat.
Ini adalah pertandingan dengan sedikit peluang, dengan Kamerun melepaskan 13 tembakan dibandingkan 12 tembakan Gabon, dan unggul dalam perhitungan gol yang diharapkan (xG) dengan skor 1,0 berbanding 0,66.
Kemenangan ini membawa Kamerun sejajar dengan juara bertahan Pantai Gading di puncak klasemen Grup F. Dua raksasa Afrika tersebut kini sama-sama mengoleksi poin maksimal dan dipastikan akan saling berhadapan pada laga krusial hari Minggu untuk menentukan siapa yang berhak memimpin grup.
Baca juga artikel: Pemain Helldivers 2 Selamat dari Jatuh Maut dengan Cara Gila