Bayern Munich Bangkit, Harry Kane Pimpin Kemenangan 4-1 atas Osnabrück

Bayern Munich mengawali perjuangan mempertahankan gelar DFB-Pokal dengan kemenangan 4-1 atas tim divisi dua, Osnabrück, pada Rabu. Meski sempat dikejutkan gol cepat Robin Meissner, Bayern mampu menunjukkan mental juara dan membalikkan keadaan berkat penampilan gemilang Harry Kane dan rekan-rekannya.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Bayern di awal musim 2026-27. Setelah sebelumnya menghancurkan Stuttgart 5-1 pada laga pembuka Bundesliga, tim asuhan Vincent Kompany kembali menunjukkan ketajaman dengan mencetak empat gol di kompetisi piala.

Osnabrück Mengejutkan Bayern Lewat Gol Cepat

Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Osnabrück berhasil menciptakan kejutan. Robin Meissner memperlihatkan aksi individu luar biasa dengan melewati Jonathan Tah dan Kim Min-Jae sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 yard.

Tendangan Spektakuler Meissner

Tembakan Meissner mengarah tepat ke sudut kanan atas gawang dan membuat Bayern tertinggal secara mengejutkan. Gol tersebut membuat pertandingan berjalan lebih menegangkan karena Bayern harus segera menemukan cara untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Namun, Bayern tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Harry Kane menjadi pemain yang mengembalikan kepercayaan diri timnya melalui gol penyama kedudukan.

Harry Kane Balikkan Keadaan

Bayern berhasil menyamakan skor setelah Kane menyelesaikan peluang dari jarak dekat. Striker asal Inggris tersebut memanfaatkan umpan Joshua Kimmich ke dalam kotak penalti setelah Robin Fabinski gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.

Gol itu menjadi awal kebangkitan Bayern. Hanya beberapa menit kemudian, tim tamu berhasil membalikkan keadaan melalui Tom Bischof.

Bischof Bawa Bayern Unggul 2-1

Pada menit ke-24, Bischof mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah tembakan awal Luis Diaz berhasil ditepis Jonas Krumrey. Bola muntah kemudian dimanfaatkan Bischof untuk membawa Bayern berbalik unggul.

Osnabrück sempat bertahan dari tekanan Bayern hingga turun minum. Michael Olise bahkan hampir mencetak gol tambahan pada masa injury time babak pertama, tetapi Krumrey melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang timnya.

Bayern Dominan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Bayern tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Olise dan Ismael Saibari beberapa kali mendapatkan peluang untuk memperlebar keunggulan, tetapi penyelesaian akhir mereka belum menghasilkan gol.

Tekanan Bayern akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73.

Olise Perbesar Keunggulan

Lennart Karl berhasil memotong umpan Jannik Muller di lini tengah sebelum memberikan bola kepada Olise. Winger Bayern itu kemudian melewati Fabinski dan melepaskan tembakan yang melambung melewati Krumrey.

Gol tersebut membuat Bayern semakin nyaman dan memperbesar keunggulan menjadi 3-1.

Kane Tutup Kemenangan dengan Penalti

Bayern kemudian mendapatkan hadiah penalti empat menit sebelum pertandingan berakhir. Jannik Muller melakukan pelanggaran terhadap Aleksandar Pavlovic di dalam kotak terlarang.

Kane Cetak Gol Keduanya

Kane maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya mengarah ke sudut kanan bawah gawang dan memastikan Bayern menang telak 4-1.

Bagi Kane, gol tersebut semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain penting Bayern di DFB-Pokal.

Kane Samai Rekor Gerd Muller dan Thomas Muller

Performa Kane juga menciptakan catatan sejarah. Penyerang Inggris itu kini telah mencetak gol dalam tujuh pertandingan DFB-Pokal berturut-turut bersama Bayern.

Catatan tersebut menyamai rekor klub yang sebelumnya dibuat Gerd Muller pada 1967-1968 dan Thomas Muller pada 2013-2014.

Olise Tampil Mengesankan

Selain Kane, Michael Olise juga tampil menonjol. Ia menciptakan enam peluang, menyelesaikan enam dribel, serta memenangkan sembilan duel—semuanya menjadi catatan tertinggi di pertandingan tersebut.

Olise juga mencatatkan 11 sentuhan di kotak penalti lawan, menyamai jumlah milik Joshua Kimmich sebagai pemain Bayern dengan sentuhan terbanyak di area tersebut.

Secara statistik, dominasi Bayern terlihat jelas. Mereka menghasilkan 22 tembakan dengan expected goals (xG) mencapai 3,11. Sementara Osnabrück hanya mencatat lima percobaan dengan xG sebesar 0,13.

Kemenangan 4-1 ini membuat Bayern melanjutkan langkah positif di awal musim. Setelah melewati ujian Osnabrück, pasukan Vincent Kompany kini mengalihkan fokus ke pertandingan tandang menghadapi Schalke pada Sabtu.

Baca juga artikel: 5 Lucky Lions: Slot Asia Dengan Hadiah Fantastis

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *