Barcelona kini unggul sembilan poin atas Real Madrid di LaLiga setelah mengalahkan rivalnya, Espanyol, dengan skor 4-1 pada Sabtu.
Ferran Torres dan Lamine Yamal tampil gemilang saat Barcelona mengalahkan rivalnya, Espanyol, dengan skor 4-1 pada Sabtu, sehingga kini unggul sembilan poin atas Real Madrid dalam perebutan gelar LaLiga.
Ferran membawa Blaugrana unggul hanya dalam sembilan menit, menyambut tendangan sudut melengkung Yamal dengan sundulan terbuka setelah kesalahan kiper Marko Dmitrovic.
Duo ini kemudian mengulangi aksi tersebut lebih dari 15 menit kemudian dalam serangan balik, saat umpan terobosan terukur Yamal menemukan pergerakan Ferran yang terkontrol, memungkinkan striker tersebut dengan lincah menggulirkan bola melewati Dmitrovic yang tak berdaya.
Yamal nyaris menambah gol ketiga enam menit kemudian saat tendangan bebas melengkungnya melambung melewati pagar Espanyol dan menghantam jaring atas, sementara Dmitrovic tampil gemilang menggagalkan tendangan keras jarak jauh dari Eric Garcia.
Barcelona mengira mereka akhirnya mencetak gol ketiga ketika Garcia menyambut umpan lambung Yamal dengan umpan sederhana kepada Ferran untuk mencetak gol, tetapi gol tersebut dianulir karena Garcia berada dalam posisi offside.
Espanyol bangkit dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56, dibantu oleh pertahanan yang lemah di dalam kotak penalti Barcelona, yang memungkinkan Pol Lozano dengan tenang melepaskan tendangan rendah ke sudut kiri bawah gawang.
Peluang pun semakin jarang muncul setelah itu, sebelum Barcelona memperlebar keunggulan di menit-menit akhir, dengan Yamal mencetak gol pada menit ke-87 melalui tendangan mudah ke gawang kosong setelah Dmitrovic melakukan kesalahan.
Pemain pengganti Marcus Rashford kemudian mengunci kemenangan, menerima umpan luar biasa dari Frenkie de Jong sebelum melepaskan tendangan datar yang akurat ke sudut bawah gawang sambil berputar.
Analisis Data: Yamal mencetak rekor baru sekali lagi
Bahkan sebelum penampilannya yang memukau di lapangan, Yamal sudah mencatatkan sejarah pada Sabtu itu.
Pada usia 18 tahun dan 272 hari, pemain Spanyol ini menjadi pemain termuda yang mencapai 100 penampilan di LaLiga, mengalahkan Raul (19 tahun 284 hari) dan Iker Muniain (19 tahun 293 hari).
Hansi Flick juga mencatatkan sejarah, menjadi manajer kedua dalam sejarah Derbi Barceloni yang memenangkan empat pertandingan pertamanya di liga. Satu-satunya manajer lain yang melakukannya adalah Helenio Herrera, yang memenangkan lima pertandingan pertamanya antara tahun 1958 dan 1980.
Pada akhirnya, Barcelona membuktikan dominasi mereka setelah mencatatkan 2,81 expected goals (xG), sementara Espanyol mencatatkan 1,17 xG.
Bca juga artikel: Banana Rush: Slot Seru Bertema Tropis Dari Play’n GO