Gol Federico Valverde di menit injury time memberikan Real Madrid kemenangan 2-1 atas Celta Vigo dan menghidupkan kembali harapan mereka untuk meraih gelar LaLiga.
Gol dramatis Federico Valverde pada menit injury time menjaga asa Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga setelah menang tipis 2-1 atas Celta Vigo dalam laga yang berlangsung menegangkan hingga akhir.
Real Madrid nyaris membuka keunggulan pada 10 menit pertama ketika umpan terobosan brilian dari Trent Alexander-Arnold membebaskan Vinícius Júnior di depan gawang. Namun peluang emas itu belum berbuah gol setelah sepakan pemain Brasil tersebut hanya membentur tiang gawang, membuat pendukung Madrid sempat menahan napas.
Namun, mereka memimpin pada menit ke-11 saat Aurelien Tchouameni menerima umpan dari Arda Guler dan mengarahkan tembakan ke sudut gawang.
Namun, Celta Vigo mampu menyamakan kedudukan 14 menit kemudian. Borja Iglesias mencetak gol bagi tuan rumah setelah menerima umpan matang dari Williot Swedberg, membuat pertandingan kembali berjalan sengit dan penuh tekanan bagi kedua tim.
Thibaut Courtois kemudian menggagalkan upaya Swedberg dengan penyelamatan di akhir babak pertama, sementara tim tuan rumah terus memberikan tekanan pada pertahanan Real.
Madrid tetap gagal mencetak gol di babak kedua, sementara Celta Vigo nyaris mencetak gol kemenangan saat Iago Aspas membentur tiang gawang pada menit ke-87.
Namun, tim tamu mencetak gol kemenangan pada menit ke-94 saat tendangan Valverde membentur Marcos Alonso dan masuk ke gawang, membuat Madrid tetap tertinggal satu poin dari pemimpin klasemen Barcelona, meski telah bermain satu pertandingan lebih banyak.
Ringkasan Laga: Guler terus memberikan sentuhan kreatif saat Madrid bernapas lega
Arda Güler berperan penting dalam terciptanya gol pertama Real Madrid setelah memberikan umpan matang kepada Aurélien Tchouaméni. Berkat kontribusi tersebut, Güler kini telah mengoleksi delapan assist musim ini, jumlah terbanyak dibandingkan pemain Madrid lainnya, sekaligus menunjukkan perannya yang semakin vital dalam membangun serangan tim.
Borja Iglesias terus menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan Real Madrid sepanjang pertandingan. Ketajamannya di depan gawang membuat barisan belakang lawan harus bekerja ekstra, dan hingga saat ini ia telah mengoleksi 11 gol pada musim ini.
Penampilan tim Alvaro Arbeloa tidak terlalu impresif, karena mereka menghasilkan xG (0,87) lebih rendah daripada Celta Vigo (1,05), sementara mereka juga memiliki tembakan tepat sasaran (tiga) lebih sedikit daripada lawan mereka (empat).
Baca juga artikel: Pokemon Pokopia Sembunyikan Teaser Rahasia Winds and Waves